Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Pemerintah Segera Luncurkan Aplikasi Umum di Akhir Tahun
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Pemerintah Segera Luncurkan Aplikasi Umum di Akhir Tahun

redaksi
redaksi
Published: 13 Agustus 2020
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA – Strategi transformasi digital dilakukan melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE. Caranya dengan membangun tata kelola di bidang administrasi pemerintahan yang terpadu melalui pembangunan aplikasi umum yang terintegrasi.

Aplikasi umum tersebut adalah aplikasi umum di bidang manajemen kegiatan pemerintah, kepegawaian, kearsipan, dan pengaduan masyarakat. “Untuk menjawab hal tersebut kami punya empat quick win yang akan kita dorong. Pada akhir 2020 mudah-mudahan sudah kami luncurkan aplikasi-aplikasi umum yang akan kita integrasikan,” ujar Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dalam acara Bincang Transformasi oleh Kementerian Keuangan secara virtual, Rabu (12/08).

Saat ini banyak aplikasi yang dibangun oleh masing masing kementerian/lembaga/pemerintah daerah tidak terintegrasi antara satu dan lainnya. Aplikasi yang silo ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam aplikasi umum. “Jangan khawatir, kementerian/lembaga/pemerintah daerah yang sudah memiliki aplikasi sejenis tidak akan kita hapuskan tapi akan bangun interoperabilitas agar bisa digabungkan dengan aplikasi umum yang kita buat,” imbuhnya.

Semua aplikasi umum didukung oleh infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta dalam pengembangannya melibatkan tiga kementerian. Kementerian PANRB mengoordinasikan pengembangan integrasi layanan kepegawaian, kearsipan, dan pengaduan pelayanan publik. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional mengoordinasikan pengembangan integrasi layanan perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa pemerintah, akuntabilitas kinerja serta pemantauan dan evaluasi. Sementara Kementerian Komunikasi dan Informatika membangun pusat data nasional dan jaringan intra pemerintah.

Lebih lanjut, Rini menyebutkan lima langkah percepatan transformasi digital yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. Pertama, melakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital dan penigkatan layanan internet. Kedua, mempersiapkan roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis.

Sektor tersebut meliputi sektor pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri, dan penyiaran. Ketiga, percepatan integrasi pusat data nasional. Keempat, menyiapkan kebutuhan SDM talenta digital. Kelima, menyiapkan hal-hal terkait regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan.

Transformasi digital merupakan salah satu program yang didorong oleh pemerintah untuk melakukan penerapan SPBE. Transformasi yang mampu mendorong reformasi birokrasi di Indonesia ini dapat dimanfaatkan secara maksimal terutama dalam situasi pandemi.

“Kondisi new normal yang berlaku saat ini merupakan momentum untuk menerapkan transformasi digital dalam rangka mendorong reformasi birokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.(bdi)

tekken 3 game

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Sidak SMK 4 Tarakan, Komisi IV DPRD Kaltara Temukan Ruang Kelas Tak Layak Huni 2 Maret 2026
  • Temukan MBG Tak Sesuai Standar, Komisi IV Siapkan Rekomendasi Sanksi 2 Maret 2026
  • Kelola Pasukan Kuning, DPRD Tarakan Tekankan Pihak Ketiga Harus Lebih Profesional 2 Maret 2026
  • Polemik THR Petugas Kebersihan Tarakan, DPRD dan DLH Gelar RDP 2 Maret 2026
  • Ramadhan sebagai Penggerak Ekonomi, BI Kaltara Gelar Festival Literasi Syariah dan Hadirkan Hanan Attaki 2 Maret 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

EKONOMINEWS

Ramadhan sebagai Penggerak Ekonomi, BI Kaltara Gelar Festival Literasi Syariah dan Hadirkan Hanan Attaki

1 Maret 2026
EKONOMINEWS

Dorong Inklusi Keuangan, BI Kaltara Wajibkan Transaksi QRIS di Bazar UMKM KaShaFa 2026

1 Maret 2026
EKONOMINEWS

BI Kaltara Bidik Transaksi Rp3 Miliar di Road to KaShaFa 2026, Perkuat Ekonomi Syariah Nasional

1 Maret 2026
NEWS

Dua Agenda Utama Ustadz Hanan Attaki di Tarakan: Dari TACC hingga Pesantren Daarul Qur’an

1 Maret 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?