Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Waspada Obat Tradisonal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Waspada Obat Tradisonal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

redaksi
redaksi
Published: 20 September 2022
Share
2 Min Read
Kepala Balai POM di Tarakan Harianto Baan.
SHARE

TARAKAN – Balai POM Tarakan menemukan puluhan item obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO). Hal ini diungkapkan Harianto Baan, Kepala BPOM di Tarakan pada kegiatan komunikasi Edukasi dan Informasi (KIE) bahaya obat tradisional mengandung BKO bersinergi dengan Penta Heliks yang dilaksankan di Bulungan Room Hotel Tarakan Plaza, Selasa (20/9/2022) pagi.

“Temuan BKO ini salah satu penyebabnya karena permintaan atau demand dari masyarakat masih cukup tinggi dan tidak memahami efek yang ditimbulkan,” ujarnya.

Dibeberkan Harianto, pelaku penjualan dan pendistribusian obat tradisional tersebar di beberapa tempat di Tarakan. Pelaku juga sebenarnya sudah tahu bahayanya namun karena ada permintaan sehingga barang terus dijual dengan cara sembunyi-sembunyi.

“Jadi pada saat kami mau melakukan pengawasan, sudah periksa di wilayah ini, mereka tahu, mereka langsung tutup. Kucing-kucingan. Itulah yang terjadi. Namun ini tidak menurunkan semangat kami untuk melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai stategi untuk menemukan pelaku. Alhasil, saat ini ada satu pelaku usaha diproses untuk mempertanggungjawabkan tindakan kejahatan yang telah dilakukan.

“Obat-obatan tradisional ini mereka datangkan dari Pulau Jawa. Ada juga produk Tanpa Izin Edar (TIE) tidak diketahui dari mana tapi modus operandinya bahwa dia memesan lewat media online,” bebernya.

Saat ini, BPOM telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk menindak para pedagang yang masih nakal. Salah satu produk yang ditemukan yakni obat kuat untuk pria.

“Bahayanya bisa menyebabkan denyut jantung berhenti apalagi dipakai pria berumur lanjut itu bahaya. Kemudian ada juga obat pegal linu,” pungkasnya.(sha)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Peter Setiawan Kembali Pimpin Apindo Kaltara, Fokus Kawal Regulasi dan Cegah Eksodus Pengusaha 16 Februari 2026
  • Gelar Musprov II, Apindo Kaltara Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Strategis Demi Kemajuan Ekonomi Daerah 16 Februari 2026
  • Anthony Hilman Tegaskan APINDO Kaltara Harus Jadi Lokomotif Ekonomi dan Kawal Tenaga Kerja Lokal 16 Februari 2026
  • Serap Aspirasi di Pantai Amal, Jufri Budiman Soroti Infrastruktur Jalan dan Fluktuasi Harga Rumput Laut 15 Februari 2026
  • Begini Penjelasan DPRD Kaltara Terkait Dinamika Tunjangan Guru SMA di Kalimantan Utara 15 Februari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Peter Setiawan Kembali Pimpin Apindo Kaltara, Fokus Kawal Regulasi dan Cegah Eksodus Pengusaha

16 Februari 2026
NEWS

Gelar Musprov II, Apindo Kaltara Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Strategis Demi Kemajuan Ekonomi Daerah

16 Februari 2026
NEWS

Anthony Hilman Tegaskan APINDO Kaltara Harus Jadi Lokomotif Ekonomi dan Kawal Tenaga Kerja Lokal

16 Februari 2026
NEWS

Indosat Hadirkan GENsi di Tarakan untuk Perkuat Literasi Digital dan AI

14 Februari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?