Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Minta Kepolisian Tegas dalam Pemberantasan Penjualan Kayu Illegal, Mukhlis Ramlan: Jangan Tebang Pilih
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Minta Kepolisian Tegas dalam Pemberantasan Penjualan Kayu Illegal, Mukhlis Ramlan: Jangan Tebang Pilih

redaksi
redaksi
Published: 29 April 2023
Share
4 Min Read
SHARE

TARAKAN – Pengusaha kayu asal Tarakan Andi Hamid alias AMI ditempatkan sebagai tersangka oleh Polairud Polda Kaltara. Penetapan status tersangka dinilai terlalu cepat oleh kuasa Hukum AMI, Mukhlis Ramlan.

Pada press rilis yang digelar Sabtu (29/4/2023) pagi, Mukhlis membeberkan proses penetapan tersangka atas kliennya kurang lebih satu hari mulai dari penangkapan, pemeriksaan hingga penetapan tersangka oleh Polairud Polda Kaltara.

AMI disangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja terkait Pemberantasan dan Kerusakan Hutan.

“Atas dasar itu kami menggelar jumpa pers hari ini. Kami hormat kepada teman-teman Polairud dan apapun yang terjadi dari proses awal sampai akhir akan kami tindaklajuti pada proses hukum selanjutnya,” kata Mukhlis.

Terkait dengan penetapan tersangka pada kliennya, lanjut Mukhlis, maka pihaknya berharap kepada Kapolda, Polairud dan kepolisian untuk menerapkan asas equality before the law.

“Jika saudara AMI diperlakukan seperti itu, maka kita juga berharap ada beberapa pengusaha salah satunya AB, kami meminta untuk ditindak dan ditangkap seperti AMI,” tegasnya.

Bukan hanya AB, tapi ada P atau TA yang memiliki usaha yang sama. Bahkan lebih besar dari usaha AMI.

“Tolong teman-teman Polda atau Polairud berlakunya yang sama. Tangkap juga TA ini,” lanjutnya.

Kemudian, ada OM, MS, dan IL. Dari tiga inisial ini juga memiliki somel yang masih beroperasi.

“Saya yakin Kapolda Kaltara menerapkan asas equalty before the law. Ada juga SM, usahanya bersebalahan dengan milik klien kami. Saat ini masih beroperasi, kenapa tidak ditindak juga?,” tuturnya.

Mukhlis menilai, dengan menangkap semua pengusaha kayu maka Polda Kaltara telah melakukan hal yang fair. Sebab, setiap warga negara diperlakukan sama dihadapan hukum.

“Setiap warga negara sama kedudukannya dihadapan hukum. Kedua, bahwa setiap warga negara juga harus di jamin hak konstitusinya atau perlakuan hukum secara fair. Jadi dimana tidak fairnya kami menganggap bahwa kenapa ada perlakuan kepada klien kami secara tidak adil begini, sementara yang lain masih proses normal setiap hari, menguasai mengambil menjual kayu,” ujarnya.

“Jadi bukan hanya klien kami yang punya usaha seperti ini, banyak yang melakukan kegiatan kemudian miris tidak adilnya di depan mata kita diperlakukan seperti ini. Klien kami ditangkap dalam satu hari kemudian diperiksa dan langsung jadi tersangka,” sambungnya.

Pihaknya pun akan menguji tindakan hukum yang telah dilakukan oleh Polairud Polda Kaltara ini. Apakah sudah sesuai dengan prosedur atau tidak.

“Nanti proses ini kita akan uji tindakan hukum lain, kita sampaikan kepada bapak Kapolda, Kapolri tolong penerapan hukum yang adil fair saja kalau mau diselesaikan semua (berantas) selesaikan, tapi kalau kebijakan ada solusi silahkan bicarakan,” tegasnya.

Sebagai kuasa Hukum AMI, Mukhlis juga membeberkan fakta mengenai perizinan yang dimiliki kliennya.

“Klien kami juga memiliki izin resmi atau badan hukum perdagangan berbasis resiko dan perdaganganan,” bebernya.

Hal janggal lainnya yang disebutkan Mukhlis, sebelum penetapan tersangka, kliennya pernah didatangi sekelompok orang, kemudian di sekap di sebuah hotel dan dirampas handphonenya.
Atas perlakuan tidak manusiawi yang dialami kliennya, Mukhlis Ramlan menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan upaya hukum karena dinilai tidak ada rasa keadilan bagi kliennya.
“Jadi sebelumnya ada peristiwa dan ini puncaknya. Untuk kepolisian kita hormat, mohon rasa keadilan diterapkan jangan ada tebang pilih,” pungkasnya. (Aan)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Indosat Hadirkan GENsi di Tarakan untuk Perkuat Literasi Digital dan AI 14 Februari 2026
  • Aksi Nyata “Merudung Pebatun de Benuanta”, Dit Samapta Polda Kaltara Revitalisasi Kebersihan Tugu Cinta Damai 13 Februari 2026
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Peresmian Massal 510 SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Secara Virtual 13 Februari 2026
  • Bentengi Masa Depan Bangsa, Polda Kaltara Edukasi Siswa SMAN 2 Tanjung Selor dari Ancaman Narkotika 13 Februari 2026
  • Polda Kaltara Bongkar Penyelundupan 55 Ballpress Pakaian Bekas Ilegal 11 Februari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Indosat Hadirkan GENsi di Tarakan untuk Perkuat Literasi Digital dan AI

14 Februari 2026
NEWS

Indosat Perkuat Talenta Digital di Tarakan Melalui Edukasi Kecerdasan Buatan dan Teknologi IoT

10 Februari 2026
DPRD KALTARANEWS

Sebut HIV/AIDS Ancaman Serius, Muhammad Hatta Minta Penanggulangan Tak Sekadar Imbauan

9 Februari 2026
NEWSPOLITIK

Lawan Abrasi, Gerindra Tarakan Gelar Kerja Bakti dan Penanaman Pohon di Pesisir Pantai Amal

8 Februari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?