Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Diduga Lalai, TKA Pabrik Kertas Alami Kecelakaan Kerja
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Diduga Lalai, TKA Pabrik Kertas Alami Kecelakaan Kerja

redaksi
redaksi
Published: 18 Maret 2024
Share
3 Min Read
SHARE

TARAKAN – Video kecelakaan kerja seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) di proyek pembangunan pabrik kertas milik PT Phoenix Resource Internasional (PT PRI) telah beredar luas di masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak perusahaan yang merupakan sub kontraktor dari PT PRI yakni PT Shandong Kaixin membenarkan adanya kecelakaan kerja. Korban diketahui bernama Zhang Yuteng merupakan TKA asal China.

Legal Officer Shandong Kaixin, Marihot GT Sihombing menjelaskan, korban merupakan pekerja konstruksi baja turbin 2 di lokasi PT PRI.

Menurut pengakuannya, saat itu korban ingin membantu temannya menyelesaikan pekerjaan namun lupa memasang body harness sehingga dia terjatuh.

“Berdasarkan keterangan saksi pekerja, peristiwa sebenarnya murni terjatuh dari bangunan. Korban tidak memasang pengait ke body harness saat melintas di atas konstruksi,” ucap Marihot kepada awak media, Minggu, (17/3/2024) malam.

Ia tak menampik jika informasi yang beredar pasca insiden tersebut sempat simpang siur, salah satunya yang menyebut bahwa korban telah meninggal.

Pihaknya pun menegaskan, insiden tersebut murni diakibatkan kelalaian korban. Adapun korban saat ini masih hidup dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Pertamedika dengan kondisi mengalami beberapa luka seperti sobekan di kepala dan memar di badan.

“Peristiwa sebenarnya adalah korban itu murni terjatuh dari konstruksi yang sedang dibangun, dan itu karena kelalaian dari korban sendiri karena tidak menggunakan peralatan safety. Jadi bukan tertimpa material, tapi terjatuh. Korban saat ini masih hidup dan dirawat di Pertamedika,” ujarnya.

Disinggung mengenai keselamatan para pekerja di perusahaan tersebut, Marihot menyebutkan, selama ini seluruh pekerja di area konstruksi baja turbin 2 sudah mengenakan body harness untuk pengaman.

“Kelengkapan alat safety wajib digunakan sebelum memulai aktivitas bekerja. Hanya saja, musibah tidak bisa dicegah terlebih saat itu pekerja juga lalai,” tuturnya.

“Jadi semua pekerja sebelum memulai aktivitas itu dilakukan briefing, menggunakan alat pengaman kerja. Pada saat itu korban ini berinisiatif untuk naik sendiri,” lanjutnya.

Ia menambahkan, usai kejadian, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP. Untuk itu, pihak perusahaan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunggu hasil penyelidikan resmi. Tujuannya, untuk menghindari adanya disinformasi yang beredar di masyarakat, lantaran video kejadian beredar di medsos.

“Kita sudah melapor dan sudah dilakukan olah TKP, alangkah baiknya kita sama-sama menunggu hasil dari Kepolisian. Saat ini kami fokus pada pemulihan korban. Untuk biaya seluruhnya ditanggung perusahaan hingga sembuh,” pungkasnya. (Sha)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • DPRD Tarakan Pastikan Kabar PHK Puluhan Karyawan PT Intraca Hanya Isu 20 Januari 2026
  • PT Intraca Wood Tunda Kebijakan Merumahkan Karyawan, Tunggu Kesepakatan dengan Serikat Pekerja 20 Januari 2026
  • Baru Lima Bulan Beroperasi, TPA Juata Kerikil Terancam Penuh 20 Januari 2026
  • Komisi III DPRD Tarakan Dorong DKISP Jadi Pusat Publikasi Terpadu Program Kerja OPD 20 Januari 2026
  • DKISP Tarakan Sinergikan Program CCTV dan Layanan Publik Bersama DPRD 20 Januari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

PT Intraca Wood Tunda Kebijakan Merumahkan Karyawan, Tunggu Kesepakatan dengan Serikat Pekerja

20 Januari 2026
DPRD TARAKANNEWS

Turun ke Masyarakat, Hj. Jamaliah Serap Aspirasi Warga Sebengkok

18 Januari 2026
NEWS

Tani Merdeka Indonesia Kota Tarakan Resmi Dilantik, Fokus pada Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan

16 Januari 2026
NEWS

Sekjen Demokrat Herman Khaeron Instruksikan Penyusunan Target Kursi Pemilu 2029 dan Penguatan Mesin Partai

14 Januari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?