Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Kabupaten Nunukan Jadi Daerah Dengan Realisasi KUR Terbesar, Rp 49,2 Miliar
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Kabupaten Nunukan Jadi Daerah Dengan Realisasi KUR Terbesar, Rp 49,2 Miliar

redaksi
redaksi
Published: 10 Maret 2025
Share
3 Min Read
SHARE

NUNUKAN – Deputi Kemenko Bidang Perekonomian, Dr. Ferry Irawan, dalam paparannya mengungkapkan bahwa hingga akhir Februari 2025, total penyaluran KUR di wilayah Kaltara telah tersalurkan sebesar Rp 122,8 Miliar kepada 1.644 debitur, Kabupaten Nunukan menjadi daerah dengan realisasi KUR terbesar, yaitu Rp 49,2 miliar.

Ini disampaikanya pada kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam Mendukung Pembiayaan Petani dan Nelayan Kalimantan Utara di Ruang Serba Guna KPw BI Kaltara, Tarakan (6/3/2025).

“Berdasarkan sektor ekonomi, sektor perdagangan menjadi penerima KUR terbesar dengan total Rp 50,8 miliar, disusul sektor pertanian sebesar Rp 30,8 miliar, dan sektor perikanan Rp 14,5 miliar,” jeas Ferry.

Lebih lanjut, Ferry menegaskan bahwa pemerintah terus mendukung peningkatan produktivitas pertanian melalui skema Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian (Kredit Alsintan), yang ditujukan untuk modernisasi dan mekanisasi pertanian guna meningkatkan hasil produksi. Selain itu, terdapat lembaga asuransi yang dapat menjadi penjamin dalam sektor pertanian dan perikanan.

“Pengajuan KUR juga dapat dilengkapi dengan asuransi kredit, yang dapat dimanfaatkan petani dan nelayan untuk mengurangi risiko gagal panen dan kerusakan kapal,” tambahnya.

Salah satu skema perlindungan yang ditawarkan adalah asuransi kredit dari Askrindo, dengan premi sebesar Rp 50.000 hingga Rp 200.000 per tahun. Asuransi ini mampu mengcover kerugian sebesar Rp 20 juta hingga Rp 60 juta dalam kasus kegagalan panen atau kerusakan kapal.

Sementara dalam Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara (KPw BI Prov. Kaltara), Hasiando G. Manik dan dihadiri oleh Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Dr. Ferry Irawan, S.E., M.S.E, Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Kalimantan Utara Robenson Tadem, serta Pimpinan Perbankan se-Kaltara serta perwakilan petani dan nelayan se-Kaltara.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Kaltara menyampaikan Bank Indonesia memfasilitasi kegiatan FGD ini sebagai upaya mendorong peningkatan ekonomi Provinsi Kaltara khususnya pada sektor Pertanian dan Perikanan melalui pembiayaan KUR. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir asimetri informasi terkait proses pengajuan KUR agar tidak terjadi ketidaksepahaman antara petani dan nelayan dengan perbankan sebagai penyedia KUR.

“Sumber pembiayaan yang ada di perbankan merupakan dana yang dihimpun dari masyarakat dan disalurkan kembali dalam bentuk kredit. Oleh karena itu, kredit tersebut harus dikembalikan atau dicicil. meskipun dengan bunga yang relatif rendah karena bunga KUR yang mendapatkan subsidi pemerintah,” tutur Hasiando. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Soroti Lapas Jadi “Lumbung” Narkoba hingga Lemahnya Pengawasan TKA, Hasan Basri Cecar Kementerian Imigrasi & Pemasyarakatan 21 Januari 2026
  • DPRD Tarakan Pastikan Kabar PHK Puluhan Karyawan PT Intraca Hanya Isu 20 Januari 2026
  • PT Intraca Wood Tunda Kebijakan Merumahkan Karyawan, Tunggu Kesepakatan dengan Serikat Pekerja 20 Januari 2026
  • Baru Lima Bulan Beroperasi, TPA Juata Kerikil Terancam Penuh 20 Januari 2026
  • Komisi III DPRD Tarakan Dorong DKISP Jadi Pusat Publikasi Terpadu Program Kerja OPD 20 Januari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

DPRD KALTARAEKONOMI

Kaltara Siap Jadi Episentrum Pertumbuhan Baru Lewat Hilirisasi

17 Desember 2025
EKONOMINEWS

BI Kaltara Gelar Karya Kreatif Benuanta 2025, Dorong UMKM Naik Kelas dan Pangkas Jejak Karbon

27 Oktober 2025
EKONOMI

BI Kaltara Edukasi Masyarakat Krayan

21 Agustus 2025
EKONOMI

BI Kaltara Lakukan Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah Perbatasan

21 Agustus 2025
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?