TANJUNG SELOR – Aura semangat baru menyelimuti lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Jumat (6/2/2026). Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, secara resmi mengambil sumpah dan melantik puluhan Pejabat Administrator, Pengawas, serta Pejabat Fungsional. Prosesi sakral yang berlangsung khidmat tersebut menandai babak baru dalam upaya penguatan birokrasi di Bumi Benuanta.


Dalam balutan suasana penuh tanggung jawab, Gubernur Zainal mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni perpindahan posisi atau pengisian kursi kosong. Ia menegaskan bahwa sumpah dan janji jabatan yang diucapkan di bawah kitab suci merupakan komitmen berat yang akan dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan dan negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Saya tegaskan kembali, sumpah dan janji jabatan ini bukan sekadar formalitas belaka. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan keikhlasan yang mendalam,” ujar Gubernur Zainal.




Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa mutasi dan rotasi adalah bagian dari penyegaran organisasi demi menjawab ekspektasi publik yang kian tinggi. Menurutnya, wajah pemerintah provinsi tercermin dari cara para pejabatnya bersentuhan langsung dengan persoalan masyarakat. Ia menuntut adanya perubahan pola kerja yang lebih lincah, transparan, dan menjunjung tinggi profesionalisme di setiap instansi.


“Setiap jabatan yang diemban membawa harapan besar dari masyarakat. Rakyat ingin melihat pemerintahan yang profesional, transparan, dan benar-benar berorientasi pada pelayanan publik. Jangan ada lagi sekat antara pemerintah dan masyarakat yang dilayani,” tambahnya.


Gubernur Zainal juga menaruh harapan besar agar pelantikan ini menjadi katalisator bagi akselerasi pembangunan di Kalimantan Utara. Ia meminta para pejabat segera beradaptasi dengan tugas baru mereka dan melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.
Menutup arahannya, ia berpesan agar semangat pengabdian tidak luntur oleh tantangan di lapangan, melainkan justru menjadi pendorong untuk memberikan kualitas pelayanan yang jauh lebih baik dari sebelumnya.(Sha)



