Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Indosat Hadirkan GENsi di Tarakan untuk Perkuat Literasi Digital dan AI
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Indosat Hadirkan GENsi di Tarakan untuk Perkuat Literasi Digital dan AI

redaksi
redaksi
Published: 14 Februari 2026
Share
5 Min Read
SHARE

TARAKAN – Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak masyarakat yang terhubung ke internet. Ponsel pintar, media sosial, dan berbagai aplikasi digital telah menjadi bagian dari keseharian. Namun, di tengah laju perkembangan teknologi—termasuk kecerdasan artifisial (AI)—muncul tantangan baru: tidak semua orang memiliki kesempatan dan bekal yang sama untuk memahami dan memanfaatkan teknologi secara aman, produktif, dan bertanggung jawab. Ancaman penipuan digital, misinformasi, hingga kebingungan menghadapi teknologi baru menjadi realitas yang dihadapi banyak orang di berbagai daerah.

 

Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan utama transformasi digital hari ini bukan lagi semata soal akses, melainkan soal kesiapan dan pendampingan. Tanpa penguatan literasi digital yang merata, potensi besar teknologi berisiko belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, baik untuk pengembangan diri, pendidikan, maupun pertumbuhan ekonomi lokal.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Nokia dan Kemkomdigi menghadirkan Generasi Terkoneksi (GENsi) di Kota Tarakan sebagai upaya memperkuat literasi digital dan kecerdasan artifisial (AI) di tingkat lokal. Program ini mengombinasikan pelatihan tatap muka berbasis kampus dengan pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS), untuk membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan sekaligus menyiapkan penggerak literasi digital di daerah.

 

Setelah pelaksanaan perdana di Palembang pada awal 2026, GENsi kini hadir di Tarakan dan berlangsung pada 10 Februari di Universitas Borneo Tarakan, diikuti oleh sekitar 150 peserta dari perguruan tinggi mitra serta sekolah-sekolah menengah di sekitarnya. Kehadiran GENsi di Tarakan menegaskan komitmen untuk memastikan penguatan kapasitas digital menjangkau lebih banyak wilayah, seiring tumbuhnya peran ekonomi digital di berbagai daerah Indonesia.

 

Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali berbagai materi utama, mulai dari literasi digital dasar dan keamanan digital, pengenalan AI dan AI agents, hingga etika serta penggunaan AI yang bertanggung jawab. Tidak hanya berhenti pada pemahaman konsep, peserta juga diajak mempraktikkan pemanfaatan AI melalui pendekatan low/no-code untuk membantu memecahkan isu-isu lokal. Dari proses ini, peserta didorong untuk mampu merancang solusi sederhana—seperti chatbot—yang relevan dengan kebutuhan komunitas mereka.

 

Untuk memastikan dampak jangka panjang, GENsi menyiapkan hingga 20 GENsi Digital Trainers yang akan menjadi penggerak literasi digital dan AI di lingkungan kampus maupun komunitas. Para trainer ini diharapkan dapat melanjutkan sesi berbagi pengetahuan di wilayah masing-masing, sehingga manfaat program tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus bergulir dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

 

Selain kegiatan tatap muka, GENsi juga memperluas jangkauan melalui platform pembelajaran mandiri berbasis LMS. Melalui akses digital yang lebih fleksibel, program ini menargetkan hingga 10.000 pembelajar dari berbagai daerah di Indonesia, agar semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapabilitas digitalnya sesuai dengan kebutuhan dan konteks masing-masing.

Yogo Pandego Bagus Widodo, Acting Officer Head of Circle Kalisumapa sekaligus SVP Head of Prepaid Sales & Distribution Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, di banyak tempat, akses digital sudah semakin luas. Tantangannya sekarang adalah memastikan masyarakat siap memanfaatkannya.

”Melalui GENsi, kami ingin memperluas literasi digital dan AI secara inklusif, khususnya di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, agar talenta lokal bisa tumbuh dan berkontribusi langsung pada ekonomi digital yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kolaborasi bersama Nokia, BPPTIK Komdigi, serta Kumpul mencerminkan semangat gotong royong lintas sektor untuk membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan hybrid, pengembangan GENsi Digital Trainers, serta perluasan jangkauan melalui LMS, kami berharap dampak program ini dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh lebih banyak komunitas di berbagai daerah.”

Dalam kolaborasi ini, Indosat bertindak sebagai inisiator dan pemilik program. Nokia berperan sebagai mitra strategis yang mendukung penguatan literasi digital dan AI sekaligus menghadirkan perspektif industri teknologi dan jaringan. Dari sisi pemerintah, BPPTIK Komdigi terlibat sebagai mitra dalam penguatan kapasitas dan literasi digital yang selaras dengan agenda nasional. Sementara itu, Kumpul berperan sebagai mitra pelaksana program, mendukung desain pembelajaran, fasilitasi kegiatan, serta pendampingan komunitas.

Melalui GENsi, Indosat menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memperluas konektivitas, tetapi juga mendampingi masyarakat Indonesia agar semakin siap memanfaatkan teknologi digital dan AI secara bermakna—baik untuk kehidupan sehari-hari, pengembangan komunitas, maupun masa depan ekonomi digital yang lebih inklusif. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Indosat Hadirkan GENsi di Tarakan untuk Perkuat Literasi Digital dan AI 14 Februari 2026
  • Aksi Nyata “Merudung Pebatun de Benuanta”, Dit Samapta Polda Kaltara Revitalisasi Kebersihan Tugu Cinta Damai 13 Februari 2026
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Peresmian Massal 510 SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Secara Virtual 13 Februari 2026
  • Bentengi Masa Depan Bangsa, Polda Kaltara Edukasi Siswa SMAN 2 Tanjung Selor dari Ancaman Narkotika 13 Februari 2026
  • Polda Kaltara Bongkar Penyelundupan 55 Ballpress Pakaian Bekas Ilegal 11 Februari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Indosat Perkuat Talenta Digital di Tarakan Melalui Edukasi Kecerdasan Buatan dan Teknologi IoT

10 Februari 2026
DPRD KALTARANEWS

Sebut HIV/AIDS Ancaman Serius, Muhammad Hatta Minta Penanggulangan Tak Sekadar Imbauan

9 Februari 2026
NEWSPOLITIK

Lawan Abrasi, Gerindra Tarakan Gelar Kerja Bakti dan Penanaman Pohon di Pesisir Pantai Amal

8 Februari 2026
NEWSPOLITIK

DPC Partai Gerindra Tarakan Fokus Penguatan Soliditas dan Evaluasi Pengurus

7 Februari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?