Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Hasan Basri Kutuk Kekerasan Terhadap Aktivis HAM
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Hasan Basri Kutuk Kekerasan Terhadap Aktivis HAM

redaksi
redaksi
Published: 16 Maret 2026
Share
3 Min Read
Screenshot
SHARE

TARAKAN – Di tengah suasana religius acara buka puasa bersama di Kota Tarakan, Anggota DPD RI H. Hasan Basri memberikan pernyataan sikap yang sangat tegas. Ia memanfaatkan momentum berkumpulnya warga dan media untuk menyuarakan keresahannya terhadap insiden kekerasan yang menimpa aktivis kemanusiaan di Jakarta.

Peristiwa penyiraman terhadap Yunus Andre Yunus menjadi sorotan utama yang mencoreng nilai-nilai kemanusiaan di bulan suci ini.

Hasan Basri menilai bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak memiliki tempat di negara demokrasi seperti Indonesia. Ia merasa perlu menyuarakan hal ini agar hak-hak warga negara dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi tanpa adanya intimidasi fisik.

Menurutnya, bulan Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk menahan diri dan meningkatkan empati, bukan justru melakukan aksi anarkis yang mencederai orang lain.

“Saya berharap agar pelaku segera ditangkap, diproses secara hukum karena ini bulan Ramadan, perbuatan ini adalah perbuatan yang tidak berperikemanusiaan,” tegas Hasan Basri.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa sebagai wakil daerah, ia tetap peka terhadap isu-isu keadilan nasional yang sedang berkembang. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat agar tidak muncul preseden buruk di masa depan.

Senator asal Kaltara ini juga menegaskan bahwa pembungkaman suara aktivis dengan cara kekerasan adalah ancaman bagi kemajuan bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak terprovokasi oleh aksi-aksi yang tidak bertanggung jawab. Baginya, dialog dan diskusi yang sehat adalah jalan satu-satunya dalam menyelesaikan perbedaan pendapat di ruang publik.

“Kita tidak memperbolehkan terjadinya di negara kita, di negara demokrasi ini, perbuatan-perbuatan yang mengarah ke kekerasan apalagi terhadap aktivis,” lanjutnya untuk menekankan betapa pentingnya menjaga ruang aman bagi para pembela HAM.

Sikap tegas ini mendapatkan perhatian khusus dari para tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut. Hal ini membuktikan bahwa peran politiknya tidak hanya terbatas pada urusan daerah, tetapi juga pengawalan hukum nasional.

Sembari menyuarakan isu hukum, Hasan Basri tetap menjalankan kewajiban sosialnya dengan menyantuni ratusan anak yatim dan memberikan bantuan infrastruktur pesantren. Kombinasi antara sikap kritis terhadap isu nasional dan kepedulian sosial lokal memperlihatkan karakter kepemimpinan yang ia jalankan. Ia ingin menunjukkan bahwa memperjuangkan keadilan harus berjalan selaras dengan upaya menyejahterakan masyarakat kecil.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan pesan kepada seluruh awak media untuk terus menjaga silaturahmi dan objektivitas dalam pemberitaan. Hasan Basri berharap agar kasus kekerasan di Jakarta segera menemui titik terang dan tidak ada lagi aktivis yang menjadi korban intimidasi. Melalui acara ini, ia berhasil menyampaikan pesan ganda tentang pentingnya kerukunan warga di daerah dan penegakan hukum yang adil di tingkat nasional. (Sha)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Kapolda Kaltara Tinjau Pos Terpadu dan Pengamanan di Tanjung Selor 16 Maret 2026
  • Hasan Basri Kutuk Kekerasan Terhadap Aktivis HAM 16 Maret 2026
  • Antusiasme Ribuan Warga Tarakan Padati Kediaman H. Hasan Basri dalam Acara Buka Puasa Bersama 16 Maret 2026
  • Redam Konflik Akses Jalan di Kampung Satu Skip, Komisi I DPRD Tarakan Kedepankan Upaya Persuasif 16 Maret 2026
  • Jufri Budiman Ingatkan Pengelola Pelabuhan Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik 2026 16 Maret 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

DPD RI

Antusiasme Ribuan Warga Tarakan Padati Kediaman H. Hasan Basri dalam Acara Buka Puasa Bersama

16 Maret 2026
DPD RI

Hasan Basri Gerak Cepat Kirim Bantuan Logistik bagi Korban Banjir di Nunukan

9 Maret 2026
DPD RINEWS

Hasan Basri Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret Mediasi Konflik Global dan Amankan Ketahanan Energi

3 Maret 2026
DPD RI

Dari Sengkarut Pendamping Desa Hingga Overcapacity Lapas: Catatan Kritis Hasan Basri di Kaltara

19 Februari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?