TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran vital Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, khususnya percepatan penurunan angka stunting.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Tarakan, Sabtu (1/8/2026). Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, beserta para istri pendamping.

Dalam sambutannya, Khairul mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat esensi gerakan PKK sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat berbasis keluarga. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak lepas dari dedikasi para kader di lapangan.


“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ada peran besar ibu-ibu PKK yang bekerja keras melalui dasawisma, posyandu, dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat,” ujar Khairul.

Kerja keras dan kolaborasi lintas sektor yang terjalin sejak tahun 2021 kini membuah hasil yang signifikan. Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), prevalensi stunting di Kota Tarakan saat ini berhasil ditekan hingga menyentuh angka 4 persen. Sementara berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, prevalensi stunting Kota Tarakan tercatat sebesar 12,6 persen.

Memasuki usia ke-54 tahun, Khairul berharap Gerakan PKK semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah guna mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Peringatan HKG PKK ke-54 ini turut dimeriahkan dengan kegiatan talkshow serta Expo UMKM dan Ekonomi Kreatif. Acara ini terselenggara berkat kolaborasi bersama mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang bertugas di Kota Tarakan. Wali Kota pun turut mengapresiasi sinergi tersebut karena dinilai mampu menghadirkan inovasi sekaligus menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM lokal.



