TARAKAN – Seorang tahanan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berinisial SRS (42) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi ruang tahanan Polsek Tarakan Barat, Rabu (16/9/2026) pagi. Pihak keluarga, dalam hal ini ibu kandung korban berinisial SN (65), menyatakan telah ikhlas dan memutuskan tidak menuntut kepolisian atas insiden tersebut.
Pernyataan resmi itu dituangkan SN dalam surat tertulis tertanggal 17 September 2026 yang diserahkan langsung kepada jajaran kepolisian. Plh Kabid Humas Polda Kalimantan Utara, AKBP Erwin Manik, membenarkan adanya surat pernyataan dari pihak keluarga tersangka tersebut.
“Dalam surat tersebut, ibu kandung almarhum menyampaikan bahwa dirinya menerima kepergian anaknya dengan ikhlas dan rida, serta menyatakan tidak akan menuntut pihak Polsek Tarakan Barat,” kata Erwin saat dikonfirmasi.
Sebelum ditemukan tewas, SRS mendekam di dalam sel usai dilaporkan oleh ibu kandungnya sendiri pada Sabtu (12/9/2026) atas dugaan penganiayaan secara berulang. Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, SN mengaku sedikitnya mengalami tiga kali aksi penganiayaan fisik oleh sang anak.
Aksi penganiayaan pertama berupa pemukulan pada bagian wajah, disusul pemukulan kedua yang mengarah ke bagian belakang kepala. Pada insiden ketiga, SRS melempar botol minuman ke arah SN hingga mengakibatkan luka memar di tubuhnya. Atas laporan tersebut, petugas melakukan penahanan terhadap SRS sejak Minggu (13/9/2026).
Namun, baru tiga hari menjalani masa penahanan, tersangka ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi area tahanan pada Rabu pagi. Saat ini, kepolisian mengindikasikan dugaan kuat bahwa tersangka meninggal dunia akibat bunuh diri.
Meski orang tua tersangka telah membuat pernyataan tidak akan menuntut, Divisi Propam Polda Kalimantan Utara menegaskan bahwa proses investigasi internal tetap berjalan. Tim Propam diterjunkan untuk mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa, memeriksa kondisi ruang tahanan, serta memastikan kepatuhan terhadap prosedur pengamanan sebelum korban ditemukan meninggal dunia.(*)



