TARAKAN – Masalah aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah di kawasan Tarakan Timur segera teratasi melalui pelaksanaan program TMMD Reguler ke-130 TA 2026. Kodim 0907 Tarakan menjadikan pembangunan jalan infrastruktur utama dan sarana drainase sebagai prioritas fisik untuk membuka keterisolasian warga lokal.
Pembangunan infrastruktur ini meliputi pembukaan badan jalan baru sepanjang 2.500 meter dengan lebar mencapai 8 meter. Jalur transportasi strategis ini membentang dari RT. 23 Kelurahan Mamburungan hingga menuju ke RT. 01 Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur.
Tidak hanya membuka badan jalan, program TMMD ke-130 ini juga dilengkapi dengan pembangunan parit kanan dan kiri jalan. Drainase sepanjang 5.000 meter dengan lebar 1 meter dibuat untuk meminimalkan risiko banjir serta menjaga ketahanan struktur jalan dari erosi air hujan.
Dandim 0907 Tarakan Letkol Inf Danan Wisnubrata mengungkapkan bahwa pembukaan jalan ini dirancang untuk menjawab keluhan mobilitas masyarakat selama ini. “Fokus utama kegiatan fisik kami adalah membuka keterisolasian dan mempermudah konektivitas antar-wilayah, khususnya di Mamburungan dan Pantai Amal. Dengan adanya badan jalan baru dan sistem drainase yang memadai, keterjangkauan transportasi masyarakat akan semakin lancar dan potensi ekonomi lokal dapat terangkat,” tutur Letkol Inf Danan Wisnubrata.
Pembangunan jalan ini akan melibatkan alat berat serta gotong royong antara prajurit TNI dan warga setempat. Kehadiran jalan baru tersebut diproyeksikan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan serta mempermudah distribusi barang maupun hasil bumi dari kawasan Mamburungan ke Pantai Amal.
Dengan terealisasinya pembukaan jalan dan drainase sepanjang ribuan meter ini, masyarakat setempat diharapkan dapat merawat fasilitas publik tersebut. Infrastruktur yang memadai akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan kawasan pesisir di Kota Tarakan dalam jangka panjang. (Sha)



