TARAKAN – Persoalan sengketa lahan di SD Negeri 001 Tarakan mendapat perhatian serius dari jajaran Komisi I DPRD Kota Tarakan. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas klaim lahan oleh ahli waris, Anggota Komisi I DPRD Kota Tarakan, Barokah, menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah untuk memastikan legalitas aset tersebut demi keberlangsungan pendidikan dan keselamatan para siswa.

Barokah menyampaikan bahwa pemerintah kota perlu segera melakukan penelusuran dokumen sejarah hingga ke Kabupaten Bulungan untuk mendapatkan bukti otentik mengenai status hibah lahan tersebut. Menurutnya, kejelasan dokumen sangat krusial agar pemerintah memiliki dasar hukum yang kuat saat melakukan rehab atau pembangunan total pada bangunan sekolah yang kini kondisinya mulai memprihatinkan. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama di atas perdebatan administratif yang berlarut-larut.
“Kita ini jangan sampai yang saya perhatikan kemarin waktu kunker, jangan sampai tiba-tiba ramai orang, bangunan roboh, baru kita sesali diri kita semua yang menjabat hari ini. Pasti akan menyesali diri dan bertanggung jawab,” ujar Barokah.


Lebih lanjut, Barokah mendorong agar Pemerintah Kota Tarakan melalui bagian hukum dan aset segera bersinergi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) jika bukti-bukti hibah telah ditemukan. Ia berharap SDN 001 yang merupakan salah satu sekolah legendaris dan paling senior di Tarakan dapat segera memiliki sertifikat aset yang sah agar fasilitasnya dapat ditingkatkan setara dengan sekolah-sekolah modern lainnya.

“Saya rasa pahitnya kita pahitkan memang. Maksudnya dalam artian kalau betul-betul sudah ada dasar-dasarnya bahwa ini hibah dari keluarga kita dulu, ya sudah. Pemerintah juga nantinya akan mengajukan ke pertanahan untuk ditingkatkan menjadi sertifikat,” tambah Barokah menjelaskan solusi yang harus ditempuh pemerintah.

Hingga saat ini, proses sertifikasi di BPN diketahui masih terkendala karena belum adanya dokumen pendukung yang kuat dari pihak pemerintah kota. Melalui RDP ini, Barokah berharap ada itikad baik dari semua pihak untuk menyelesaikan polemik lahan tersebut sehingga SDN 001 Tarakan dapat dikembangkan menjadi sekolah yang nyaman dan aman bagi anak-anak untuk belajar tanpa bayang-bayang sengketa lahan. (Sha)



