Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Atasi Masalah Daya Tampung, SMPN 6 dan SMPN 9 Tarakan Tambah Kuota Rombel
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Atasi Masalah Daya Tampung, SMPN 6 dan SMPN 9 Tarakan Tambah Kuota Rombel

redaksi
redaksi
Published: 1 Maret 2026
Share
3 Min Read
SHARE

TARAKAN – Masalah kekurangan daya tampung siswa di sekolah negeri kembali menjadi perhatian serius bagi Komisi II DPRD Kota Tarakan dalam rapat koordinasi terbaru. Wakil Ketua Komisi II, Markus Minggu, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengevaluasi kasus yang terjadi pada tahun 2025 lalu di mana banyak calon siswa tidak tertampung.

Fokus utama diskusi kali ini adalah mencari solusi konkret agar kejadian serupa tidak terulang pada tahun ajaran mendatang, khususnya di sekolah yang padat peminat.

Markus menyoroti SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 9 yang selama ini memiliki keterbatasan kuota rombongan belajar atau rombel. Menurutnya, pertumbuhan jumlah penduduk di sekitar sekolah tersebut tidak sebanding dengan ketersediaan ruang kelas yang ada. Hal ini menyebabkan tekanan yang besar bagi Dinas Pendidikan setiap kali masa penerimaan peserta didik baru dimulai, sehingga diperlukan langkah mitigasi yang cepat dan efektif.

Dalam pertemuan tersebut, Markus mendapatkan kabar baik bahwa Dinas Pendidikan telah menyetujui penambahan kuota di kedua sekolah tersebut. Penambahan ini diharapkan dapat menyerap lebih banyak siswa dari lingkungan sekitar sehingga zonasi sekolah dapat berjalan dengan lebih maksimal. Markus menekankan bahwa setiap anak di Tarakan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan di sekolah negeri yang berkualitas.

“Ternyata Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa ada kuota tambahan satu rombel untuk SMP 6 dan SMP 9 tahun ini,” jelas Markus Minggu.

Dengan adanya penambahan ini, total rombel di sekolah tersebut akan meningkat dari tujuh menjadi delapan rombel, yang secara langsung akan memperluas kesempatan bagi para pendaftar baru yang selama ini terkendala kuota terbatas.

Meskipun ada penambahan rombel, Markus juga mempertanyakan kesiapan infrastruktur fisik sekolah untuk menampung tambahan siswa tersebut. Ia menyadari bahwa membangun gedung baru memerlukan waktu dan anggaran yang tidak sedikit dalam satu tahun anggaran.

Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan fasilitas yang sudah ada di area sekolah tanpa mengurangi kenyamanan belajar mengajar.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, pihak sekolah akan melakukan optimalisasi ruang kelas dengan memanfaatkan ruangan lain yang tersedia. Meskipun tidak ada pembangunan fisik gedung baru dalam waktu dekat, pemanfaatan ruang seperti laboratorium atau perpustakaan yang dimodifikasi menjadi solusi sementara yang paling realistis.

Markus memastikan bahwa aspek keamanan dan kelayakan ruang tetap menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan ini.

“Mereka mensiasati dengan memanfaatkan ruang yang ada, apakah itu perpustakaan atau ruang lain yang dijadikan ruang kelas untuk menampung pendaftar baru,” kata Markus.

Ia berharap dengan langkah ini, krisis daya tampung di tingkat menengah pertama dapat segera teratasi sembari menunggu perencanaan pembangunan jangka panjang dari pemerintah daerah. (Sha)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • BI Kaltara Bidik Transaksi Rp3 Miliar di Road to KaShaFa 2026, Perkuat Ekonomi Syariah Nasional 1 Maret 2026
  • Atasi Masalah Daya Tampung, SMPN 6 dan SMPN 9 Tarakan Tambah Kuota Rombel 1 Maret 2026
  • Komisi II Sambut Baik Rencana Pembangunan Sekolah Terintegrasi di Tarakan 1 Maret 2026
  • Dua Agenda Utama Ustadz Hanan Attaki di Tarakan: Dari TACC hingga Pesantren Daarul Qur’an 1 Maret 2026
  • DPRD Tarakan Tegaskan Anggaran Kesehatan Tidak Dialihkan untuk Program Makan Bergizi Gratis 28 Februari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

DPRD TARAKAN

Komisi II Sambut Baik Rencana Pembangunan Sekolah Terintegrasi di Tarakan

1 Maret 2026
DPRD TARAKANNEWS

DPRD Tarakan Tegaskan Anggaran Kesehatan Tidak Dialihkan untuk Program Makan Bergizi Gratis

1 Maret 2026
DPRD TARAKAN

Dewan Desak Dinkes Tarakan Percepat Penanganan Kasus HIV dan LGBT yang Meningkat

1 Maret 2026
DPRD TARAKAN

DPRD Tarakan Kawal Ketat Realisasi Anggaran Dinas Kesehatan Tahun 2026

27 Februari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?