Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Butuh Rp 84 Miliar untuk Solusi Jangka Menengah Air Bersih di Nunukan
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Butuh Rp 84 Miliar untuk Solusi Jangka Menengah Air Bersih di Nunukan

redaksi
redaksi
Published: 4 April 2024
Share
3 Min Read
Masdi, Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan.
SHARE

NUNUKAN – Krisis air bersih di Kabupaten Nunukan masih dirasakan masyarakat. Beberapa bulan terakhir, puluhan ribu pelanggan Perumda Air Minum Tirta Taka harus mendapatkan pemadaman bergilir.

Krisis air bersih ini diperparah karena kondisi kemarau yang melanda wilayah Nunukan. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah dan perumda untuk mencari solusi.

Dalam membantu kebutuhan air bersih masyarakat, Perumda Tirta Taka bahkan mengantarkan air secara bergiliran ke masyarakat menggunakan mobil tangki. Bukan hanya itu, Pemda dan CSR perusahaan melakukan pengeboran air di 7 titik sebagai solusi jangka pendek.

Dari berbagai permasalah yang terjadi, Direktur Perumda Tirta Taka Nunukan, Masdi mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam. Selama ini mereka terus berkerja dan berupaya memberikan solusi.

Yang menjadi titik permasalahan saat ini ada pada Embung Sei Bolong Nunukan dan Embung Sei Bilal. Kedua embung ini sangat dangkal sehingga tidak mampu menampung debit air yang banyak ketika hujan tiba.

“Maka dari itu, solusi jangka pendek yang kami tawarkan pengerukan embung Sei Bolong. Tapi itu butuh biaya besar juga. Misalnya, pengerukan untuk 1 hektar dengan kedalaman 5 meter membutuhkan sekitar Rp 3,2 miliar hingga Rp 3,5 miliar,” jelas Masdi.

Masdi memaparkan, Embung Sei Bolong memiliki luas sekitar 24 HA, jika akan dilakukan pengerukan secara menyeluruh maka butuh biaya sekitar Rp 48 miliar. Volume tampung normal pada Embung Sei Bolong sekitar 120 liter per detik atau kurang lebih 450.000 meter kubik. Hanya karena krisis air baku yang disebabkan kemarau, volume tampung saat ini
sekitar 20 liter per detik atu sekitar 75.000 meter kubik.

“Jika pengerukan ini sudah dilakukan, meskipun kemarau 4 bulan kondisi air baku masih aman,” ujarnya.

Selain biaya, kata Masdi, masalah lain pada Embung Sei Bolong adalah hutang lindung. Sehingga tidak dapat dilakukan pengerukan tanpa ada izin dari Kementerian.
“Jadi Nunukan ini bukan masalah kecil. Kenapa itu tidak dikeruk hingga hari ini karena itu hutang lindung, siapa yang mengeruk tanpa aturan maka akan berakhir di penjara,” kata Masdi.

Meski demikian, ia tak tinggal diam, pemerintah telah mengurus perizinan ke Kehutanan provinsi, bahkan pengajuan ke kementerian Lingkungan hidup.

“Jika sudah di teken maka pengerukan sudah bisa dilakukan. Amdal sudah diurus oleh PU dan DLH. Dari kementerian sudah melakuan kroscek kenapa harus dilakukan pengerukan. Karena ini untuk kebutuhan orang banyak. Tahun ini akan di setujui,” akunya.

Untuk tahap awal, pengerukan Embung Sei Bolong akan dilakukan dengan menggunakan APBD sebesar Rp 3,5 miliar. Sisanya akan dikomunikasikan ke kementerian melalui BWS.

“Setelah pengerukan dan volume air bertambah maka embung ini akan berubah status menjadi bendungan. Itu izinnya akan diubah semua,” tambah Masdi.

Untuk solusi air bersih di Nunukan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan kementerian untuk mendapatkan supoort dana. Sebab, bukan hanya soal bahan baku air bersih, tapi sambungan jaringan pipa dan sambungan rumah tangga juga harus jalan beriringan.(sha)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Hasan Basri Gerak Cepat Kirim Bantuan Logistik bagi Korban Banjir di Nunukan 9 Maret 2026
  • Free Palestine Network Gelar Aksi di Seluruh Indonesia Dukung Iran Lawan Zionisme Israel dan AS 9 Maret 2026
  • Dukung Swasembada Pangan 2026, Polda Kaltara Gelar Tanam Jagung Serentak di Bumi Rahayu 8 Maret 2026
  • Pererat Sinergitas di Bulan Suci, Kapolda Kaltara Buka Puasa Bersama Lintas Tokoh dan Elemen Masyarakat 6 Maret 2026
  • Warnai Ramadan dengan Kebaikan, PT PRI Buka Puasa Bersama Puluhan Jurnalis 6 Maret 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Free Palestine Network Gelar Aksi di Seluruh Indonesia Dukung Iran Lawan Zionisme Israel dan AS

9 Maret 2026
NEWS

Warnai Ramadan dengan Kebaikan, PT PRI Buka Puasa Bersama Puluhan Jurnalis

6 Maret 2026
EKONOMINEWS

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

5 Maret 2026

Rismanto Soroti Skema Distribusi BBM di Nunukan yang Sering Tersendat

5 Maret 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?