Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Dikasih Surat ‘Sakti’, Perusahaan di Tanjung Pasir Masih Cemari Laut
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Dikasih Surat ‘Sakti’, Perusahaan di Tanjung Pasir Masih Cemari Laut

redaksi
redaksi
Published: 7 Januari 2021
Share
3 Min Read
int/ilustrasi
SHARE

TARAKAN – Pencemaran laut akibat limbah dari salah satu perusahaan di pesisir Pantai Amal dan Tanjung Pasir belum juga bisa dihentikan. Informasi yang didapatkan facesia.com, limbah tersebut berasal dari salah satu perusahaan yang belakangan ramai ditolak aktivitasnya oleh warga setempat.

Namun sayang, tak semua warga mau menyampaikan informasi pencemaran limbah ini. Hanya beberapa warga yang berani bersuara. Bahkan mereka bersedia membantu media ini mencari tahu dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan yang fokus di sektor perikanan tersebut.

Dari informasi warga, keluhan pencemaran lingkungan di pesisir Pantai Amal dan Tanjung Pasir, Kecamatan Tarakan Timur berawal dari lesunya produksi budidaya rumput laut. Sebab, sekira 1 tahun terakhir produksi budidaya rumput laut menurun drastis.

“(Produksi rumput laut mengalami kemerosotan) Diduga akibat penyakit, Pak. Tapi belakangan kami lihat (curiga) kayaknya dari pencemaran lingkungan akibat limbah,” ungkap warga yang disamarkan namanya.

Dari mana asal limbah tersebut? Kecurigaan warga kemudian mengarah ke salah satu perusahaan yang mengolah penangkapan ubur-ubur. Parahnya, meski sudah dilaporkan ke pihak terkait dan sudah ditindak, pencemaran laut masih saja berlangsung.

Beberapa waktu lalu, perusahaan ubur-ubur ini diduga kembali melakukan pencemaran lingkungan dengan membuang limbah ke laut. Padahal, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menerbitkan surat ‘sakti’ pada 17 September 2020 lalu yang menegaskan agar perusahaan tersebut menghentikan aktivitas usahanya.

Dari sumber yang didapatkan facesia.com, surat ‘sakti’ itu adalah Keputusan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Utara nomor 660/K.P.001/2020 tentang Penerapan Sanksi Administratif Berupa Paksaan Pemerintah Kepada PT Mitra Nelayan Abadi. Surat itu dikeluarkan lantaran perusahaan tersebut diduga melakukan pelanggaran berat, yakni membuat limbah ke laut.

Namun fakta yang terjadi di lapangan, surat yang dikeluarkan DLH Kaltara hanya berlabel ‘sakti’. Pasalnya, perusahaan yang berdiri di pesisir Kelurahan Mamburungan Timur itu bergeming. Perusahaan tersebut masih beroperasi.

“Kalau dibilang sudah berhenti, bapak bisa lihat sendiri di lapangan. Jangan kami deh, bapak saja yang lihat sendiri,” sebut warga.

Apakah perusahaan pengolahan ubur-ubur tersebut memang bandel? Media ini langsung melakukan investigasi untuk memastikan perusahaan ubur-ubur ini masih beraktivitas. Bagaimana hasilnya? Simak di edisi selanjutnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Komitmen Emas Pendidikan: Bupati Tana Tidung Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha PGRI 30 November 2025
  • DPRD Tarakan Gelar Paripurna, Fraksi-Fraksi Setujui Raperda APBD 2026 untuk Dibahas Lebih Lanjut 29 November 2025
  • Polri Siapkan Pengiriman Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar 29 November 2025
  • Capai Rekor Muri, Bhayangkari Daerah Kaltara Ikuti Workshop Ecoenzyme Serentak Bhayangkari Seluruh Indonesia 29 November 2025
  • RAPBD 2026 Jadi Pedoman Aksi dan Karya Nyata, DPRD Tarakan Soroti Perlunya Perencanaan Matang untuk Peningkatan Kesejahteraan 28 November 2025

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Penyaluran Bantuan Sosial di Tarakan dan Nunukan Capai 23.006 KPM, Kantor Pos Targetkan Selesai 19 Desember

28 November 2025
NEWS

HIPMI Tarakan dan Yayasan AYS Indonesia Gelar Sharing Session, Beri Motivasi bagi Generasi Muda

25 November 2025
NEWS

Tani Merdeka Tarakan Siapkan Program Majukan Sektor Pangan, Siap Sinkronkan dengan Program Nasional

24 November 2025
NEWS

Berada di ‘Urat Nadi Global’, Gubernur Zainal Beberkan Keunggulan Kaltara di ALKI II dan Energi Terbarukan

25 November 2025
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?