Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading:Harga Minyak Dunia Anjlok, Pertamina Jual LPG dengan Harga Tidak Wajar?
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Harga Minyak Dunia Anjlok, Pertamina Jual LPG dengan Harga Tidak Wajar?

redaksi
redaksi
Published: 29 April 2020
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) dengan LPG ibarat sekeping mata uang dengan dua sisi yang berbeda. Namun secara biologis dia lahir dari rahim yang sama, sehingga bagaimana tren harga BBM akan sama juga terhadap harga LPG. Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman dalam keterangannya, Rabu (29/4/2020).

“Mengacu pada Permen ESDM Nomor 26 tahun 2009 Tentang Penyedian dan Pendistribusian LPG, maka patut diduga Pertamina telah mengambil untung besar dari menjual LPG selama April 2020 ini,” beber Yusri.

Dibeberkan Yusri, berpedoman pada harga CP Aramco yang anjlok hingga menyentuh angka USD 230 per metrik ton, dan nilai tukar atau kurs Dollar Amerika Rp 15.800, maka harga keekonomian LPG 12 Kg adalah Rp 7.134 per kg.

“Harga itu berdasarkan perhitungan CP Aramco ditambah Alpha pengadaan, transportasi, pengisian, distribusi, dan margin Pertamina dan penyalur sebesar Rp 3.500 per kg, ditambah PPN 10%,” ujar Yusri.

Seharusnya, kata Yusri, harga jual LPG tabung 12 Kg sekarang menjadi Rp 95.000 per tabung. “Namun saat ini konsumen masih membelinya sekitar Rp 145.000 sampai dengan Rp 150.000 per tabungnya. Sehingga dapat dihitung nilai selisih dari harga keekonomian dengan harga yang dijual saat ini,” ulas Yusri.

Menurut Yusri, jika nilai selisih itu dikalikan dengan volume LPG 12 kg yang terjual setiap harinya, maka akan didapat nilai kelebihan yang dinikmati oleh Pertamina dari hasil menjual LPG dengan harga tidak wajar terhitung 1 April 2020 sampai dengan saat ini.

“Berdasarkan konsumsi tahun 2019, konsumsi LPG nasional pada tahun 2020 diperkirakan akan mencapai sekitar 8,5 juta metrik ton per tahun,” beber Yusri.

“Ada pun sumber LPG sekitar 75 persen dipasok dari impor, dan 25 persen dipasok dari kilang Pertamina, KKKS dan kilang swasta,” tambah Yusri.

Selain itu, Yusri juga membeberkan simulasi perhitungan harga LPG tabung 3 kg yang masuk kategori Public Service Obligation (PSO). Dengan asumsi CP Aramco USD 230 per metrik ton, dan dengan menggunakan rumusan sesuai Kepmen ESDM 61K/12/MEN/2019 Tanggal 2 April 2019, maka formula 103, 85 HP LPG tabung 3 Kg ditambah USD 50,11 per metrik ton, ditambah Rp 1.879 per kg, ditambah PPN 10 persen, maka didapat harga keekonomian LPG tabung 3 kg senilai Rp 7.100 per kg dikali 3 kg sama dengan senilai Rp 21.300 per tabung.

“Harga jual LPG 3 Kg di pasar rata-rata Rp 21.000 per tabung,” jelas Yusri.

Sehingga, kata Yusri, pemerintah saat ini sementara tak perlu dulu mengeluarkan uang subsidi untuk LPG 3 kg, kalau pun harus disubsidi, maka tak lebih dari Rp 100 per kg.

“Hanya sekedar informasi saja, pada tahun 2019 pemerintah mengeluarkan subsidi rata-rata Rp 3 Triliun per bulan untuk penjualan LPG 3 kg,” kata Yusri. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
FacebookCopy LinkPrint

Pencarian

Berita Terbaru

  • Dilantik Jadi Kepala BGN, Don Muzakir Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Program Makan Bergizi Gratis22 Juli 2026
  • Soroti UU Tipikor, Hasan Basri Desak Penerapan Pasal Pidana Mati21 Juli 2026
  • Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen21 Juli 2026
  • TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia melalui Sistem Kabel Laut NCC21 Juli 2026
  • Kunjungi Polres Malinau, Wakapolda Kaltara Tekankan Pentingnya Integritas dan Soliditas Personel20 Juli 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Dilantik Jadi Kepala BGN, Don Muzakir Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

22 Juli 2026
NEWS

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

21 Juli 2026
NEWS

TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia melalui Sistem Kabel Laut NCC

21 Juli 2026
NEWS

Lantik Pengurus Kaltara, Ketum APINDO Shinta Kamdani Tekankan Tiga Strategi Dorong Lapangan Kerja dan UMKM

16 Juli 2026
PreviousNext
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?