TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan bergerak cepat merespons kenaikan harga sejumlah komoditas pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri dengan menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada Kamis (12/3/2026). Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, memimpin langsung pertemuan strategis di Ruang Rapat Sekretaris Daerah tersebut guna memetakan langkah konkret dalam menekan laju inflasi yang mulai dirasakan masyarakat di pasar-pasar tradisional.


“Saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga serta tidak melakukan praktik penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran,” tegas Wakil Bupati Kilat saat membuka rapat koordinasi tersebut.
Berdasarkan data terkini dari Pasar Induk pada bulan Maret, sejumlah komoditas vital mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan akibat meningkatnya permintaan warga, seperti ikan bandeng yang naik hingga 15,15 persen dan cabai rawit sebesar 14,89 persen. Selain itu, kenaikan juga terjadi pada daging sapi sebesar 12,87 persen, daging ayam 5,37 persen, hingga telur ayam ras 3,17 persen, yang jika tidak segera diintervensi dikhawatirkan akan membebani daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan.




“Kenaikan harga ini sangat dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga diperlukan langkah antisipatif dan responsif terhadap dinamika di lapangan,” ujar Kilat menanggapi paparan dari Bank Indonesia dan BPS terkait tren inflasi daerah.


Menyikapi kondisi tersebut, TPID Bulungan telah menyusun serangkaian jurus jitu, mulai dari pemantauan stok secara rutin hingga rencana penggelaran operasi pasar dan pasar murah di titik-titik strategis. Pemerintah juga akan memperketat koordinasi dengan para distributor dan pelaku usaha untuk memastikan rantai distribusi pangan dari daerah penghasil tidak mengalami kendala, sekaligus mendorong pemanfaatan produk lokal guna menyeimbangkan pasokan di pasar.


“Dengan kerja sama yang baik, diharapkan inflasi di Kabupaten Bulungan tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik tanpa adanya gangguan distribusi,” pungkasnya optimistis. (*)



