Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Ibu dan Anak Nyaris Tertimbun Longsor
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Ibu dan Anak Nyaris Tertimbun Longsor

redaksi
redaksi
Published: 26 September 2022
Share
5 Min Read
Tanah longsor menimbun salah satu rumah warga di Jalan Anggrek, Gang Bintang RT 14 Kelurahan Karang Anyar pada Senin (26/9/2022) dini hari.
SHARE

TARAKAN – Beberapa hari terakhir, curah hujan di Kota Tarakan cukup tinggi. Terlebih ketika malam hingga subuh. Akibatnya, terjadi tanah longsor yang menimbun salah satu rumah warga Jalan Anggrek, Gang Bintang RT 14 Kelurahan Karang Anyar pada Senin (26/9/2022) dini hari.

Dikatakan Hasnah, pemilik rumah yang tertimbun longsor, kejadian ini bermula ketika hujan dengan intensitas tinggi mulai turun pada Minggu (25/9/2022) malam. Sekitar pukul 01.51 wita, di saat kilat dan guntur silih beganti, tiba-tiba ada suara seperti benda jatuh.

“Tiba-tiba ada suara bunyi ‘buuk’ seperti baskom jatuh. Saya pikir barang yang ada di belakang rumah. Saat itu anak-anak lagi tidur, nah pas saya keluar dari kamar, saya belum lihat kalau tanah sudah masuk. Tapi lemari tergeser, saya cek ternyata kamar sudah ambruk,” ujarnya.

Hasnah menunjukkan salah satu sisi rumahnya yang terkena tanah longsor.

Hasnah menjelaskan, rumah yang ia tempati sejak 2017 memiliki dinding yang tidak sepenuhnya terbuat dari batu. Seperti dinding pembatas yang ada di ruang tengah rumahnya. Dinding tersebut terbuat dari triplek, sehingga memudahkan tanah masuk melalui kamar dan mendorong dinding ke arah ruang tengah.

“Melihat lemarin yang geser dan ada tanah masuk, saya segera bangunkan ketiga anak saya yang ada di kamar. Karena suami saya lagi dinas ke KTT jadi saya dan anak-anak tidur sekamar,” jelasnya.

Dikatakan Hasnah, kamar yang tertimbun longsor ini merupakan kamar tidur yang biasa ditempati ketiga anaknya atau keluarga yang menginap. Namun, saat kejadian tersebut, kamar itu dalam kondisi kosong.

“Anak saya masih kecil-kecil jadi lebih sering tidur bersama-sama di kamar saya. Adik saya yang biasa menginap juga kebetulan tidak datang,” ujarnya.

Kamar yang terkena longsor tersebut berisi tempat tidur dan lemari pakaian serta buku. Akibat longsor tersebut semuanya ikut tertimbun. Bukan hanya itu, televisi milik hasnah ikut terjatuh disebabkan lemari ambruk.

“TV nya tidak pecah tapi saya gak tau masih bisa nyala atau tidak,” ungkapnya.

Melihat kejadian tersebut, anak Hasnah yang nomor dua syok. Anak itu terdiam melihat rumahnya yang sudah tertimbun tanah separuh.

“Dia diam lihat tanah longsor itu sambil gemetaran. Tadinya kami mau langsung mengungsi ke tempat neneknya tapi kondisi masih hujan deras dan guntur, jadi saya hanya bisa peluk anak-anak saja,” tuturnya.

Ibu tiga anak ini juga menjelaskan, di bagian belakang rumahnya merupakan gunung. Sebelumnya, ada pohon besar sebagai penopang tanah agat tidak longsor, namun pohon itu sudah dipotong. Di atas gunung tersebut terdapat rumah warga yang lain.

Ia juga menyebutkan, sebelum rumah di atas gunung itu di bangun, kondisi tanah disekitar rumahnya masih aman. Namun, setelah rumah di atas gunung dibangun pada awal tahun 2021, tanah mulai turun.

“Saya sempat melapor ke Ketua RT, sudah sempat didatangi pihak kelurahan dan akhirnya dibuatkan siring dari karung berisi pasir. Mungkin karena hujan terus, akibatnya seperti ini. Saya berharap ada bantuan dari pemerintah lah, apapun apakah uang atau bahan bangunan,” harapnya.

“Asalkan pemerintah ikut membantu. Untuk sementara kami tidak bisa tinggal di rumah ini karena perlu perbaikan yang banyak. Dulu waktu saya beli rumah ini bagian sampingnya kami siring dulu agar rumah yang ada di bawah kami juga aman,” tuturnya.

Ketua Logistik Relawan Bencana Kota Tarakan, Rahmat saat di lokasi menuturkan, pihaknya mendapatkan informasi terkait tanah longsor ini sekitar pukul 07.15 Wita.  Saat sampai di lokasi, kondisi rumah masih tertimbun tanah longsor dan bercampur dengan barang pemilik rumah. Dinding juga sudah roboh.

“Tanah dan barang-barang pemilik rumah masih menumpuk. Ada juga kayu besar yang harus kami keluarkan,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, Rahmat menyebutkan, unsur yang terlibat mulai dari BPBD, PDAM hingga warga sekitar ikut membantu.

“Kendala pengerjaan masalah suplay air. Juga kayu besar di sekitar dinding rumah warga,” pungkasnya.(sha)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Sambut Ekspedisi Arsitektur Lintas Borneo, Pemprov Dorong Pelestarian Warisan Budaya 23 Agustus 2026
  • 39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi 23 Agustus 2026
  • 25 Kafilah Kaltara Siap Berlaga di MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 23 Agustus 2026
  • Wagub Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Perkuat Persatuan di Momentum Kemerdekaan 23 Agustus 2026
  • Semarakkan HUT RI, Kodim 0907 Tarakan Gelar Lomba Kebersamaan Antar-Satuan 22 Agustus 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Sambut Ekspedisi Arsitektur Lintas Borneo, Pemprov Dorong Pelestarian Warisan Budaya
  • 39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi
  • 25 Kafilah Kaltara Siap Berlaga di MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
  • Wagub Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Perkuat Persatuan di Momentum Kemerdekaan
  • Semarakkan HUT RI, Kodim 0907 Tarakan Gelar Lomba Kebersamaan Antar-Satuan

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

NEWS

IPTNI Kaltara Gelar Upgrading dan Deklarasi Pengurus, Bahas Thibb Nabawi untuk Penyakit Kronis

22 Agustus 2026
NEWS

Pegadaian Area Tarakan Perkuat Kepedulian Sosial melalui Program Mengetuk Pintu Langit

18 Agustus 2026
NEWS

1.062 Narapidana Terima Remisi Kemerdekaan, 11 Orang Langsung Hirup Udara Bebas

18 Agustus 2026
NEWS

Pembongkaran Warung Pantai Amal Dinilai Sewenang-Wenang, Kuasa Hukum Sebut Pemkot Belum Punya Juknis

14 Agustus 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?