TARAKAN – Indosat Ooredoo Hutchison resmi meluncurkan program strategis bertajuk “Desa Digital” di kampung nelayan Pantai Amal, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (22/2/2026).

Program ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan strategis Indosat dengan Walikota Tarakan tahun lalu, yang bertujuan untuk mempercepat adopsi teknologi hingga ke pelosok desa sesuai arahan pemerintah pusat dalam mendorong ekonomi kerakyatan.
SVP Head of Region Kalimantan Indosat, Sugiyanto, dalam sambutannya menekankan bahwa di era modern ini, internet telah menjadi kebutuhan pokok yang setara dengan sandang, pangan, dan papan.



Program ini diawali dengan pilar Keluarga Digital. Indosat berkomitmen untuk memastikan setiap rumah di wilayah Tarakan memiliki akses WiFi dengan harga yang sangat terjangkau.

“Kami ingin memastikan setiap warga punya kesempatan memiliki WiFi di rumah tanpa perlu repot menarik kabel yang mahal. Jika tidak bisa bayar tunai, kami sediakan sistem cicilan agar seluruh lapisan masyarakat bisa terkoneksi,” ujar Sugiyanto.
Pilar kedua yang menjadi fokus utama adalah Sekolah Digital. Dalam kunjungannya ke SD 1 NU Tarakan, Sugiyanto menyoroti pentingnya pengenalan perangkat komputer sejak dini. Beliau memberikan pandangan kritis bahwa masyarakat saat ini lebih mementingkan pembelian ponsel pintar (smartphone) dibandingkan laptop, padahal laptop adalah alat utama untuk belajar dan bekerja.
“Jangan tunggu kuliah baru belajar internet, itu terlambat. Anak SD sekarang sudah pegang HP, seharusnya mereka lebih dulu diberikan laptop. Laptop jauh lebih bermanfaat untuk masa depan mereka ketimbang sekadar HP,” tegasnya.
Indosat berkomitmen untuk menyediakan jaringan internet di setiap ruang kelas, bukan hanya di ruang guru atau kepala sekolah. Hal ini dilakukan agar siswa dapat mempraktikkan kemampuan digital mereka setiap hari, bukan hanya sekali sebulan saat jadwal laboratorium komputer.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Sugiyanto mengumumkan bahwa Indosat siap menyediakan layanan internet secara gratis bagi sekolah-sekolah di Tarakan dengan syarat tertentu.
“Selama ekosistem sekolah tersebut—mulai dari orang tua hingga siswa—menggunakan produk Indosat, kami akan sediakan internet gratis di kelas-kelas. Kami ingin membantu menciptakan generasi yang mahir teknologi di Tarakan,” pungkasnya.
Program Desa Digital ini diharapkan dapat mengubah wajah ekonomi dan pendidikan di Tarakan melalui pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna dan merata. (Sha)



