TARAKAN – Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan, Simon Patino, memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah di Kota Tarakan akan tetap berjalan selama bulan suci Ramadan.
Keputusan ini merujuk pada arahan teknis dari pemerintah pusat yang menyatakan bahwa meskipun dalam suasana puasa, hak siswa untuk mendapatkan asupan gizi melalui program nasional ini tetap menjadi prioritas.
Simon mengungkapkan bahwa koordinasi intensif antara Dinas Pendidikan dan Koordinator Wilayah (Korwil) Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus dilakukan untuk merumuskan teknis pembagian di lapangan. Hal ini penting dilakukan agar distribusi makanan tidak berbenturan dengan waktu ibadah puasa siswa.
“Dari pusat sudah jelas bahwa dalam bulan Ramadan tetap akan ada MBG. Namun, sampai saat ini formulasi teknisnya masih kami koordinasikan antara SPPG dan Dinas Pendidikan agar berjalan lancar saat diterapkan nanti,” ujar Simon Patino usai memimpin Rapat Dengar Pendapat di Kantor DPRD Tarakan, Senin (9/2).
Menurut Simon, tantangan utama selama Ramadan adalah menyesuaikan waktu distribusi dan menentukan sasaran prioritas, baik bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak. Ia menekankan agar pihak pelaksana, terutama dapur-dapur mitra, sudah memiliki skema yang matang sebelum memasuki bulan puasa agar tidak terjadi kendala distribusi seperti yang ditemukan di beberapa sekolah saat ini.
“Kami meminta sinkronisasi data dan formula yang pas. Jangan sampai saat pelaksanaan nanti justru muncul masalah baru terkait teknis pembagiannya. Ini adalah program nasional yang manfaatnya harus dirasakan secara merata oleh anak-anak kita, sekalipun di bulan Ramadan,” tegasnya.
Selain membahas persiapan Ramadan, Komisi II juga menjadwalkan uji petik ke sejumlah sekolah untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan dapur umum dalam menghadapi perubahan jadwal distribusi tersebut. (Sha)



