TARAKAN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait stabilitas harga jual rumput laut. Kegiatan ini digelar di ruang rapat kantor DPRD Tarakan, Selasa (3/10/2023).
RDP dipimpin langsung oleh ketua Komisi II Muhammad Yusuf. Rapat ini juga mengahadirkan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Utara, para pembudidaya dan beberapa instansi terkait lainnya.
Rapat yang digelar sejak pagi itu menghasilkan beberapa rekomendasi untuk mengatasi permasalahan yang ada.
“Kami hanya memberikan rekomendasi, bagaimana para pembudidaya rumput laut ini dapat meningkatkan kualitas hasil rumput laut. Tentu harus ada tata niaga yang dirumuskan ke DKP Provinsi Kaltara,” kata Muhammad Yusuf usai rapat.
Selain itu, dikatakan Politisi Nasdem ini, menyangkut stabilitas harga itu dipengaruhi oleh kadar air yang dikandung rumput laut. Untuk itu diperlukan pengujian lab.
“Sehingga ada standarisasi harga. Juga bagaimana memanfaatkan apa yang dimiliki oleh pemerintah mengenai laboratorium yang berkaitan dengan kadar air, sebab ini berkaitan dengan harga jual,” tuturnya.
Disisi lain, lanjut Muhammad Yusuf, fluktuasi harga sering terjadi karena faktor cuaca. (Sha)



