Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading:Kunjungi Tiga Puskesmas, Komisi II DPRD Tarakan Terima Aduan Masalah Pengadaan Obat Rujukan Balik
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Kunjungi Tiga Puskesmas, Komisi II DPRD Tarakan Terima Aduan Masalah Pengadaan Obat Rujukan Balik

redaksi
redaksi
Published: 15 Oktober 2025
Share
3 Min Read
SHARE

TARAKAN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan melakukan kunjungan kerja ke tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Rabu (15/10/2025).

Dari hasil kunjungan terungkap adanya beban baru yang menghimpit layanan kesehatan tingkat pertama. Beban ini terutama dipicu oleh sistem rujukan balik dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), khususnya dalam hal pengadaan obat.

Anggota DPRD Tarakan, dr. Yuli Indrayani, mengungkapkan bahwa kunjungan ke Puskesmas Karang Rejo, Puskesmas Sebengkok, dan Puskesmas Gunung Lingkas bertujuan memantau kualitas layanan.

Secara keseluruhan, pelayanan di ketiga Puskesmas dinilai sudah berjalan maksimal dan sesuai standar, meski dihadapkan pada tren peningkatan jumlah kunjungan pasien.

Meskipun pelayanan dasar sudah memuaskan, dr. Yuli menyoroti kendala serius yang dihadapi Puskesmas, yaitu masalah pengadaan obat untuk pasien rujukan balik BPJS. Dalam skema ini, pasien yang telah dirujuk dan menjalani perawatan di rumah sakit, namun dikembalikan ke Puskesmas untuk kontrol rutin, obat-obatannya menjadi tanggungan Puskesmas.

Ironisnya, Puskesmas mengalami kesulitan luar biasa untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan tersebut karena proses pengadaan yang rumit.

“Itulah yang menjadi kendala saat ini karena untuk pengadaan obat itu masih agak sulit, karena kita harus melakukan pemesanan di pabrik besar,” jelas dr. Yuli, menegaskan alur yang terbentur birokrasi farmasi.

Komisi II kini menyusun langkah cepat untuk mengatasi persoalan pengadaan obat ini. Pihaknya khawatir, jika sistem BPJS semakin ketat, Puskesmas akan menjadi pintu utama yang menampung lonjakan pasien, menyebabkan penumpukan yang tak terhindarkan.

“Upayanya mungkin nanti kita akan bicarakan lagi dengan BPJS Kesehatan, terus dengan Dinas Kesehatan dan dengan kepala-kepala Puskesmas, seperti apa nanti untuk kita menghadapi masalah ini,” ungkap dr. Yuli mengenai rencana koordinasi lintas instansi.

Selain itu, Komisi II berupaya mengantisipasi lonjakan pasien umum dengan mengarahkan mereka untuk berobat sesuai dengan wilayah domisili masing-masing, demi pemerataan dan mencegah penumpukan di satu titik layanan.

Dari hasil peninjauan, Komisi II juga mencatat beberapa temuan terkait fasilitas dan sumber daya manusia. Ditemukan adanya beberapa ruangan yang bocor di Puskesmas Karang Rejo. Namun, pihak Puskesmas telah merencanakan perbaikan fisik pada akhir bulan ini. Alat kesehatan yang tersedia dinilai masih memadai dan memiliki kualitas yang baik.

Jumlah SDM, terutama tenaga medis, dinilai mencukupi. Bahkan, Puskesmas Gunung Lingkas memiliki delapan dokter, termasuk tiga dokter intensif.

Sementara itu, di Puskesmas Karang Rejo, yang menyelenggarakan layanan 24 jam, jumlah kunjungan pasien mencapai 120 hingga 150 orang per sesi (pagi dan sore), angka yang masih dapat ditangani dengan baik oleh tenaga medis yang ada.

Hingga kunjungan ini dilakukan, Komisi II mengaku belum menerima keluhan signifikan dari masyarakat terkait pelayanan Puskesmas yang disampaikan ke DPRD. (Sha)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views:0
Share This Article
FacebookCopy LinkPrint

Pencarian

Berita Terbaru

  • Gubernur Lepas Kontingen Kaltara ke Jamnas XII 202611 Agustus 2026
  • Satgas Pajak Kaltara Diperluas, Pengawasan Kini Menyasar Lima Sektor11 Agustus 2026
  • DPRD Tarakan Minta Pertamina dan Pusat Perjelas Status Lahan WKP dan Sumur Minyak Tak Aktif11 Agustus 2026
  • Komisi I DPRD Tarakan Minta BPN Atensi Pengajuan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan11 Agustus 2026
  • Kapolda Kaltara Terima Audiensi Komunitas Etnis dan Pimpinan BRI, Perkuat Sinergi Daerah10 Agustus 2026

Advetorial

Gubernur Lepas Kontingen Kaltara ke Jamnas XII 2026
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Satgas Pajak Kaltara Diperluas, Pengawasan Kini Menyasar Lima Sektor
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
FKP 2026, Pemprov Dorong Peningkatan Mutu Layanan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Sekprov Ajak Perangkat Daerah Optimalkan Pendapatan dan Belanja
ADVETORIALPEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Gubernur Lepas Kontingen Kaltara ke Jamnas XII 2026
  • Satgas Pajak Kaltara Diperluas, Pengawasan Kini Menyasar Lima Sektor
  • DPRD Tarakan Minta Pertamina dan Pusat Perjelas Status Lahan WKP dan Sumur Minyak Tak Aktif
  • Komisi I DPRD Tarakan Minta BPN Atensi Pengajuan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan
  • Kapolda Kaltara Terima Audiensi Komunitas Etnis dan Pimpinan BRI, Perkuat Sinergi Daerah

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

DPRD TARAKAN

DPRD Tarakan Minta Pertamina dan Pusat Perjelas Status Lahan WKP dan Sumur Minyak Tak Aktif

11 Agustus 2026
DPRD TARAKAN

Komisi I DPRD Tarakan Minta BPN Atensi Pengajuan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan

11 Agustus 2026
DPRD TARAKAN

Soroti Pelayanan BPN Tarakan, DPRD Tekan Pentingnya Kepastian Hukum Hak Tanah Warga

10 Agustus 2026
DPRD TARAKAN

Pengurusan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan Tertahan Sumur Tua, DPRD Tarakan Gelar RDP

10 Agustus 2026
PreviousNext
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?