TARAKAN – Lantamal XIII Tarakan melakukan peresmian Kampung Bahari Nusantara (KBN) di Tanjung Pasir. Peresmian KBN ini dilakukan secara serentak se nasional oleh kepala staf Angkatan Laut (Kasal) disaksikan panglima TNI secara vicon dan Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin, Senin (15/5/2023).
Komandan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Deni Herman mengatakan, Kampung Bahari Nusantara ini merupakan program dari Lantamal sebagai tindaklanjut kebijakan pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya wilayah pesisir.
Disebutkan Deni, ada 5 kluster yang menjadi fokus mereka dalam program ini. Yakni kluster edukasi atau pendidikan, pariwisata, ekonomi, kesehatan dan pertahanan.
“Kluster edukasi dan pendidikan tadi sudah kita tinjau bersama, kemudian pariwisata dan ekonomi itu ada di Tanjung Batu. Untuk kluster pertahanan memang tidak dapat kelihatan karena sifatnya sosialisasi pertahanan negara, bela negara dan lainnya,” jelas Deni.
Menurutnya, kelima kluster ini menjadi poin utama yang akan menjadi fokus mereka seperti instruksi dari Kasal. Ia juga berharap, kegiatan yang dilaksanakan serentak di seluruh nusantara dan sudah disaksikan oleh Wakil Presiden Indonesia ini dapat terus bermanfaat untuk seluruh nusantara khususnya di pesisir.
“Harapannya kita membantu masyarakat pesisir untuk menaikkan taraf hidup orang banyak. karena ada 5 kluster itu saling terkait. Untuk kluster kesehatan sudah dibarengi dengan adanya pemberian pengobatan gratis. Demikian juga pariwisata, banyak potensi yang bisa dikembangkan,” tuturnya.

Untuk kedepan, Lantamal XIII Tarakan ini berharap ada kolaborasi dari pemkot dan dari dinas periwisata untuk saling berkolaborasi. Sebab, di Tarakan banyak sekali potensi yang bisa dijadikan destinasi wisata.
“Untuk pengelolaannya nantinya akan ada pemerintah,” ujarnya.
Deni menyebutkan, ini merupakan kegiatan perdana yang mereka gelar terkait KBN.
“Ini kegiatan perdana, sebenarnya sudah akan diresmikan beberapa kali tahun lalu namun baru terlaksana hari ini, karena ada instruksi dari presiden untuk peresmian secara serentak,” akunya.
Untuk sampai ke tahap ini, Deni juga mengakui banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Akan tetapi dengan adanya kolaborasi dari TNI polri maka semua dapat terselesaikan dengan baik.
“Dari mahasiswa juga banyak yang membantu sehingga berjalan dengan baik. Kita lihat sendiri bagaimana daerah pesisir, baik dengan masyarakatnya dan pembangunan juga perlu menjadi perhatian lagi dari pemkot dan pemprov,” terangnya.
Selain Tanjung Pasir, kedepan pihaknya akan mengembangkan ke wilayah pesisir lainnya seperti Jauta Laut.
“Masih kita cari tempat yang lokasinya yang bisa kita kembangkan karena wilayah pesisir di Tarakan memang banyak namun yang berpoternsi tidak banyak,” tukasnya.
Kepala DLH Provinsi Kaltara Hamsi menambahkan, Kampung bahari ini merupakan salah satu program yang akan dipadukan dalam program pemerintah provinsi.
“Gubernur Kaltara menyabut baik dengan adanya kampung bahari ini. Kita juga ada beberapa program yang bisa disinergikan seperti kampung iklim, kampugn sehat dan lainnya. Mudahan kedepan kesejahteraan meraka terus meningkat. Ini juga akan dimasukkan dalam program kita. Kami sangat mendukung kegiatan ini, utamanya fokus dalam ekonomi masyarakat dan pendidikan. Ini menjadi daya dukung dari pemprov Kaltara,” pungkasnya.(sha)



