Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Merasa Terzalimi, Yesar Tinus Siap PTUN kan SK Pembatalan Pelantikan
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Merasa Terzalimi, Yesar Tinus Siap PTUN kan SK Pembatalan Pelantikan

redaksi
redaksi
Published: 6 September 2024
Share
5 Min Read
SHARE

TARAKAN – Yesar Tinus yang merupakan ASN Kota Tarakan mengungkapkan kekecewaan dan kesedihannya terhadap surat keputusan pembatalan pelantikan yang telah dilakukan pada November 2023 lalu.

Dikatakan Tinus, surat pembatalan yang diterima adalan bentuk kezaliman yang dilakukan pimpinan.

“Saya paling terdampak. Karena jabatan saya struktural. Jadi saya dari pelaksana staf biasa kemudian diangkat jadi pejabat struktural menduduki di DLH sebagai kepala sub bagian umum dan kepegawaian. Saya di sana membawahi kurang lebih 600 tenaga honor termasuk di bagian lapangan dan 70 tenaga ASN di DLH jadi kurang lebih hampir 800-an,” ujarnya.

 

Sebagai jabatan yang diberikan Kepala Subbagian umum, ia merasa terpukul berat karena menurutnya itu tidak ada dasar dalam pembatalan.

 

Karena menurutnya ASN seharusnya ada terkena kode etik atau pelanggaran. Namun ia tak tahu apa pelanggaran yang ia lakukan sampai masuk dalam 54 ASN yang ikut dibatalkan jabatannya.

 

“Saya tiba-tiba kena penurunan jabatan. Istilah ya non job jadi staf biasa. Apa dasarnya itu, itu yang harus saya tahu,” ujarnya.

Kemudian ia mengakui kerugian yang dialami cukup banyak. Terutama dari keluarga dan saudara merasa bersedih. Sehingga ia merasa terpukul.

Setelah mendapatkan pembatalan SK, ia berencana akan melakukan upaya hukum secara pribadi. “Karena menurut saya ini merugikan pribadi saya. Saya akan lanjutkan ke ranah hukum secara pribadi. Tapi tidak tahu teman-teman bagaimana. Tapi secara pribadi saya akan tempuh jalur hukum,” paparnya.

 

Ia kemudian melanjutkan lagi, upaya menempuh jalur hukum untuk mengetahui penyebab ia merasa dinonjobkan dari jabatan.

 

“Kenapa saya sampai sedih begin, karena saya tidak tahu salah saya tiba-tiba diberi SK, langsung menghadiri malam itu di tanggal 3. Kami dikabari informasinya katanya pengarahan. Bukan pelantikan. Pengarahan apa isinya kami tidak tahu,” ujarnya.

 

Ia juga tidak tahu memutuskan, menimbang ia tak tahu dasar dari pembatalan itu. “Kami selesai pengarahan langsung dikasih SK. Saya pikir mau bagi surat apa. Ternyata SK pembatalan. Kami tanya maksudnya apa. Dalam surat undangan memang membunyikan pembatalan dalam jabatan fungsional,” paparnya.

 

Dan bukan jabatan fungsional dan jabatan struktural. Dan dalam undangan tidak tertulis struktural. “Saya ini murni struktural tapi kenapa saya kena imbasnya. Ada apa ini kira-kira. Saya mau tahu kejelasannya. Darimana UU ASN tiba-tiba dapat surat pembatalan,” akunya.

 

Seharusnya lanjut Tynus, minimal ada pelanggaran yang dilakukan baru mendapat surat dan harus dijalani dan ditahu apa pelanggarannya itu. “Ini pun kami diundang mendadak. Seperti undangan pernikahan saja tiba-tiba datang. Itu yang membuat saya tidak nyaman. Saya bekerja tidak nyaman, mau turun kerja tidak nyaman. Rasa malu ga seberapa tapi sebagai abdi negara ASN harga diri kami dimana kami sudah dimandatkan pemerintah untuk mengabdi ke negara tapi dibuat seperti itu,” ujarnya.

 

Ia sendiri mengabdi sudah 17 tahun dan mendapat penghargaan dari Presiden RI. Artinya ia selama ini meyakini sebagai abdi negara sudah betul-betul bekerja untuk masyarakat dan pemerintah daerah.

 

“Tapi kami tiba-tiba dapat surat. Yang mengatur dalam pembatalan apa, itu hari kami dipanggil tidak ada dijelaskan tiba-tiba ada pengarahan. Bunyi dalam surat pengarahan. Kami pikir kemarin pengarahan mungkin akan ada pelantikan atau pergeseran, ada rotasi,” ungkapnya.

 

Ia pun datang di malam tanggal 3 September 2024 memenuhi undangan. Dan ternyata hasilnya adalah pembatalan jabatan fungsional. “Ini saya dapat pesan selamat dari teman-teman karena diundang. Karena dipikir mau dimutasi ke mana. Saya dalam pribadi saya senang kalau ada mutasi. Begitu saya baca dalam surat ini kan pembatalan jabatan fungsional, bukan struktural. Kenapa nama saya di situ tercantum,” ungkapnya.

 

Ia juga sempat menyampaikan dalam forum terkait nasib struktural, ia hanya mendapatkan jawaban estimate domino dari atas. “Saya tanya apakah dalam aturan cupliknya tentang ASN ada gak dalam pasal domino. Kalau ada, oke mari kita buka-bukaan dalam aturan UU itu. Saya mau tahu. Jangan kami ini dikambinghitamkan dipojokkan tanpa dasar,” ujarnya.

 

Ia mengungkapkan menurutnya SK undangan yang diterima tidak sah. Namun karena sudah ada aturan dari atas saat ini ia mengikuti dan kembali lagi ke bawah.

 

“Tapi saya tegaskan kami akan tempuh jalur hukum. Teman-teman mau RDP dulu di DPRD silakan. Tapi setelah RDP pribadi saya karena dipojokkan begini saya akan masukkan ke ranah hukum. Mau saya PTUN-kan. Karena saya ada dasar, bukti ada tertulis saya bawa dan juknisnya ini saya akan bawa ke ranah hukum,” tukasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Gandeng Bulog, Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Menyambut HUT ke-81 TNI 22 September 2026
  • Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian 20 September 2026
  • Tahanan Kasus KDRT Tewas di Sel Polsek Tarakan Barat, Ibu Kandung Pilih Tak Tuntut Polisi 20 September 2026
  • Grasstrack Kembali Digelar di Tarakan Setelah 7 Tahun Vakum, Jufri Budiman puji Dampak Ekonomi dan Penjaringan Atlet 19 September 2026
  • Tampil Impresif, Jufri Budiman Sabet Juara 1 Kelas Eksekutif Grasstrack 2026 19 September 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Gandeng Bulog, Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Menyambut HUT ke-81 TNI
  • Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian
  • Tahanan Kasus KDRT Tewas di Sel Polsek Tarakan Barat, Ibu Kandung Pilih Tak Tuntut Polisi
  • Grasstrack Kembali Digelar di Tarakan Setelah 7 Tahun Vakum, Jufri Budiman puji Dampak Ekonomi dan Penjaringan Atlet
  • Tampil Impresif, Jufri Budiman Sabet Juara 1 Kelas Eksekutif Grasstrack 2026

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

NEWS

Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian

20 September 2026
NEWS

Tampil Impresif, Jufri Budiman Sabet Juara 1 Kelas Eksekutif Grasstrack 2026

19 September 2026
NEWS

Kawal Aspirasi Dapil, Hj. Jamaliah Realisasikan Semenisasi Jalan di Selumit Pantai

15 September 2026
LifestyleNEWS

Lamaran Mewah, dr. Vebriadam Sunting dr. Nurul Magfirah dengan Uang Hantaran Rp600 Juta dan Rumah, Total Fantastis Rp2,2 Miliar

12 September 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?