Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading:Nilai Anggaran Pusat Minim, DPRD Nunukan Desak Kebijakan Khusus Penanganan Eks TKI di Perbatasan
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Nilai Anggaran Pusat Minim, DPRD Nunukan Desak Kebijakan Khusus Penanganan Eks TKI di Perbatasan

redaksi
redaksi
Published: 15 April 2026
Share
3 Min Read
SHARE

NUNUKAN – Sebagai wilayah beranda terdepan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kabupaten Nunukan kini tengah menjerit akibat lonjakan beban sosial berskala nasional. Ironisnya, tanggung jawab penanganan eks Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terlantar, deportan, hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dideportasi dari negara tetangga tersebut, dipaksa bertumpu sepenuhnya pada kapasitas fiskal daerah yang sangat terbatas. Akibat minimnya kucuran dana, para pekerja sosial di rumah penampungan Dinas Sosial Nunukan bahkan harus bergotong-royong menggalang dana swadaya dan menggunakan uang pribadi demi membeli makanan, obat-obatan, hingga membiayai proses pemakaman penghuni yang meninggal dunia.

“Bagaimana mungkin Kabupaten Nunukan yang memiliki banyak pekerjaan rumah untuk pembangunan di beranda negeri, harus terus menguras energi sendirian dalam mengatasi persoalan eks deportan dengan ragam masalah yang ada,” keluh perwakilan tokoh daerah saat menyoroti ketimpangan alokasi anggaran penanganan tersebut.

Kondisi di lapangan memang sangat memprihatinkan, di mana data riil menunjukkan anggaran permakanan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) hanya dijatah sekitar Rp50 juta per tahun, sementara biaya pemulangan ke daerah asal cuma ditopang dana Rp60 juta per tahun. Anggaran yang jauh dari kata ideal ini membuat banyak eks deportan terpaksa menetap bertahun-tahun di rumah penampungan karena ditolak oleh keluarga asal mereka akibat keterbatasan fisik maupun mental. Menyikapi situasi yang kian membengkak ini, Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Ir. Arpiah, ST., M.I.Kom., menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak boleh lepas tangan dan membiarkan Nunukan terseok-seok sendirian mengatasi isu kemanusiaan lintas negara ini.

“Perlu ada kebijakan khusus untuk daerah perbatasan berkaitan dengan permasalahan ini agar penanganan eks deportan terlantar dan ODGJ tidak sepenuhnya dibebankan kepada daerah,” tegas Arpiah saat memberikan keterangan resmi pada Kamis (14/5/2026).

Di tengah keterbatasan infrastruktur pedalaman, minimnya tenaga dokter, guru, hingga tingginya ketergantungan ekonomi terhadap produk Malaysia, DPRD Nunukan mendesak adanya penguatan fiskal dan keterlibatan nyata dari kementerian terkait. Sinergi lintas instansi yang terintegrasi antara pemerintah pusat, lembaga sosial, dan pemkab setempat dinilai menjadi satu-satunya solusi mutlak agar pelayanan terhadap masyarakat rentan tidak lumpuh. Parlemen berjanji akan terus mengawal dan menyuarakan penguatan regulasi ini ke tingkat nasional demi menyelamatkan wajah beranda negara.

“Kami juga memahami kondisi ini, terutama minus anggaran penanganan orang terlantar dan ODGJ, sehingga hal ini perlu segera dicarikan solusi bersama agar pelayanan masyarakat rentan bisa tetap berjalan optimal,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views:0
Share This Article
FacebookCopy LinkPrint

Pencarian

Berita Terbaru

  • Peringati HUT Ke-1, Danyonif TP 880/Banuanta Tekankan Evaluasi dan Loyalitas Prajurit10 Agustus 2026
  • Gubernur Ikut Run Night Slipi, 600 Peserta Ramaikan Lari 7,5 Kilometer8 Agustus 2026
  • Usai Natal Oikumene, Wagub Ajak ASN Terus Tebar Semangat Melayani8 Agustus 2026
  • Buka Safari Gotong Royong Bareng Demokrat, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus Tekankan Pentingnya Keharmonisan dan Lingkungan Clean7 Agustus 2026
  • Ketua DPRD Tarakan Hadiri Pengukuhan DPC IWAPI, Tegaskan Komitmen Dukung Pengusaha Perempuan7 Agustus 2026

Advetorial

Gubernur Ikut Run Night Slipi, 600 Peserta Ramaikan Lari 7,5 Kilometer
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Usai Natal Oikumene, Wagub Ajak ASN Terus Tebar Semangat Melayani
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Lawan Gratifikasi Dimulai dari Rumah, Ini Pesan DWP Kaltara
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Kaltara Raih Peringkat Pertama Provinsi Paling Harmonis di Indonesia
ADVETORIALPEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Peringati HUT Ke-1, Danyonif TP 880/Banuanta Tekankan Evaluasi dan Loyalitas Prajurit
  • Gubernur Ikut Run Night Slipi, 600 Peserta Ramaikan Lari 7,5 Kilometer
  • Usai Natal Oikumene, Wagub Ajak ASN Terus Tebar Semangat Melayani
  • Buka Safari Gotong Royong Bareng Demokrat, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus Tekankan Pentingnya Keharmonisan dan Lingkungan Clean
  • Ketua DPRD Tarakan Hadiri Pengukuhan DPC IWAPI, Tegaskan Komitmen Dukung Pengusaha Perempuan

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

DPRD NUNUKAN

Dorong Daya Saing UMKM Perbatasan, Bapemperda DPRD Nunukan Mulai Godok Ranperda Ekonomi Kreatif

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Sengkarut Pelabuhan Tunon Taka, Muhammad Mansur Desak Kemenhub Beri Teguran Keras ke KSOP Nunukan

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Sempat Diwarnai Penolakan, DPRD Nunukan Resmi Tunda Rencana Relokasi PKL Pasar Tani Alun-Alun

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Temui Pengunjuk Rasa, Anggota DPRD Nunukan Gat Khaleb Akui Kesadaran Perusahaan Terkait K3 Masih Rendah

8 Juni 2026
PreviousNext
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?