Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Obat Sirup Paracetamol Diduga Jadi Penyebab Gagal Ginjal Akut, Begini Penjelasan BPOM
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Obat Sirup Paracetamol Diduga Jadi Penyebab Gagal Ginjal Akut, Begini Penjelasan BPOM

redaksi
redaksi
Published: 19 Oktober 2022
Share
2 Min Read
Kepala BPOM Tarakan, Herianto Baan.
SHARE

TARAKAN – Merebaknya kasus gagal ginjal akut yang diduga disebabkan oleh obat sirup yang mengandung paracetamol menyita perhatian seluruh pihak. Tak terkecuali BPOM Kota Tarakan.

Kepala Balai POM di Tarakan Harianto Baan mengatakan, pada dasarnya BPOM RI sudah mengeluarkan terkait isu obat sirup berisiko mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG). Hal diungkapkan dihadapan awak media, Rabu (19/10/2022).

“BPOM menegaskan bahwa produk sirup obat untuk anak yang dikonfirmasi WHO seperti Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, dan Magrip N Cold Syrup. Keempat produk tersebut diproduksi oleh Maiden Pgarmaceutical Ltd, India, perusahaan industry faramasi di India,” bebernya.

Herianto menyebutkan, keempat obat tersebut saat ini diketahui tidak beredar di Indonesia. Bahkan, produsen Maiden Pgarmaceutical Ltd, India, tidak terdaftar di BPOM sebagai industry farmasi.

Menindaklanjuti maraknya kasus gagal ginjal akut anak, Herianto menyebutkan, BPOM sudah melakukan pengawasan secara komprehensif baik pre market dan post market dengan melakukan pendalaman melalui penetapan persyaratan semua obat sirup anak dan dawasa tidak diperbolehkan mengandung DEG dan EG.

Dalam persyaratan memproduksi obat sirup anak dilarang mengandung DEG dan EG.

“Tetapi, cemaran itu bisa saja ditemukan dari gliserin atau propilen glikol yang digunakan sebagai zat pelarut tambahan. Tapi produk tersebut, BPOM sudah tetapkan batas standar maksimal DEG dan EG standar internasioanal,” ujarnya.

Ia melanjutkan, BPOM telah berkoordinasi juga dengan Kemenkes RI terkait hal tersebut.

“Apa yang menyebabkan terjadinya gagal ginjal akut di Gambia. Nantinya akan disampaikan dan BPOM tetap mendorong nakes di rumah sakit, apotik, puskesmas terus menelusuri kalau misalnya ada efek samping dari penggunaan obat sirup anak parasetamol dan sebagainya tetap dilaporkan ke BPOM dan Kemenkes,” urainya.

Apakah cemaran tersebut, atau efek samping tersebut disebabkan efek samping dari obat sirup parasetamol tersebut dan saat ini masih dikaji.

Untuk itu, Balai POM Tarakan sudah melakukan penelusuran lewat sampling.

“Kami sampling produk sirup anak parasetamol apakah betul mengandung EG atau DEG. Sementara lagi dalam proses pengujian.

Jadi BPOM tetap mengimbau masyarakat tidak resah karena keempat produk yang menimbulkan gagal ginjal di Gambia tidak ada di Indonesia,” pungkasnya.(sha)

 

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Gelar Musprov II, Apindo Kaltara Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Strategis Demi Kemajuan Ekonomi Daerah 16 Februari 2026
  • Anthony Hilman Tegaskan APINDO Kaltara Harus Jadi Lokomotif Ekonomi dan Kawal Tenaga Kerja Lokal 16 Februari 2026
  • Serap Aspirasi di Pantai Amal, Jufri Budiman Soroti Infrastruktur Jalan dan Fluktuasi Harga Rumput Laut 15 Februari 2026
  • Begini Penjelasan DPRD Kaltara Terkait Dinamika Tunjangan Guru SMA di Kalimantan Utara 15 Februari 2026
  • Syamsudin Arfah Dorong Solusi Kreatif untuk Keberlanjutan Beasiswa Kaltara 15 Februari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Gelar Musprov II, Apindo Kaltara Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Strategis Demi Kemajuan Ekonomi Daerah

16 Februari 2026
NEWS

Anthony Hilman Tegaskan APINDO Kaltara Harus Jadi Lokomotif Ekonomi dan Kawal Tenaga Kerja Lokal

16 Februari 2026
NEWS

Indosat Hadirkan GENsi di Tarakan untuk Perkuat Literasi Digital dan AI

14 Februari 2026
NEWS

Indosat Perkuat Talenta Digital di Tarakan Melalui Edukasi Kecerdasan Buatan dan Teknologi IoT

10 Februari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?