Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Ombudsman Segera Surati Kepala Daerah Soal Pelayanan SP4N- Lapor 
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Ombudsman Segera Surati Kepala Daerah Soal Pelayanan SP4N- Lapor 

redaksi
redaksi
Published: 8 November 2024
Share
4 Min Read
SHARE

TARAKAN – Ombudsman RI Perwakilan Kaltara berencana akan mengirimkan surat ke masing-masing kepala daerah dalam hal memberikan atensi penuh, terhadap Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).

 

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kaltara Maria Ulfa mengatakan, dari hasil forum group discussion (FGD) yang digelar, terdapat empat garis besar yang menjadi persoalan tidak optimalnya kanal pelaporan SP4N- Lapor tersebut.

 

“Seperti kurangnya atensi kepala daerah kemudian berkaitan dengan regulasinya. Ternyata masih ada daerah yang terkendala regulasi penyusunan, pengelolaan dan pengaduan,” ungkap Maria Ulfa.

 

Selain itu kendala jaringan yang terkadang tidak semua daerah memiliki jaringan yang stabil. Ditambah lagi berkaitan dengan SDM. Pengelolaan pengaduan itu, harus dikelola oleh SDM yang berkompeten.

 

“Tidak mungkin teknologi menjawab otomatis. Sementara permasalahan tiap masyarakat berbeda-beda, maka di sini penting kami lihat SDM yang ditempatkan itu berkompeten. Kurang lebih itu menjadi catatan kami dan ini sebagai dasar untuk kami menyurat ke kepala daerah masing-masing,” jelas Maria Ulfa.

 

Di samping itu juga, Ombudsman akan mendorong agar ada optimaliasi dalam hal sosialisasi ke masyarakat mengenai SP4N- Lapor ini, lalu berkaitan dengan edukasi itu akan didorong juga dan kemudian evaluasi.

 

“Nah inilah sebenarnya Ombudsmans RI di tiap-tiap daerah berkaitan dengan hubungan dengan SP4N- Lapor,” tutur Maria Ulfa.

 

Lebih lanjut Maria Ulfa menjelaskan, SP4N- Lapor berangkat dari prinsip tidak ada pengaduan yang salah pintu. Jadi misalnya ada masyarakat yang melaporkan instansi A, betul-betul terkanalisasi dengan baik. Harus betul-betul ketika diteruskan itu harusnya ke intansi yang tepat. Mereka tidak salah pintu dalam melapor. Kapan pun masyarakat dan dimanapun bisa melaporan melalui SP4N- Lapor ini.

 

“Namun lagi-lagi berbicara tentang sistem tentu kita melihat dari implementasinya. Nah, dikarenakan menurut kami ini perlu optimalisasi maka, Ombudsman harus mengahdirkan FGD yang seperti kita jalankan ini dengan menyerap informasi dan kendala-kendala dari instansi di daerah,” ungkapnya.

 

Pelaksanaan layanan ini, merupakan bagian pelaksana yang sudah memahami permasalahan masyarakat, yang mana tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa ada itikad atau atensi dari pimpinan daerah.

 

“Agar kami mengetahui apakah SP4N – Lapor ini optimal penggunananya atau tidak selama ini. Kalaupun tidak bisa diketahui kendala apa saja yang dihadapi. Yang kita akan cari solusinya bersama,” jelasnya.

 

Ditanyakan terkait keamanan pelapor melalui kanal ini, Maria menuturkan, nantinya dapat dipilih untuk pelapor anonim. Laporan bisa dirahasiakan dalam menyampaikan laporan. Tiap daerah sebenarnya bisa berinovasi, ini berkaitan dengan pengoptimalan pelayanan. Layanan yang djmaksud ketika melapor di SP4N – Lapor salah satu komponen standar layanan publik perlu dipenuhi adalah jaminan keamanan jadi tidak rugi bagi daerah berinovasi misalnya dengan menyusun SOP terkait perlindungan identitas pelapor.

 

“Agar di belakang hari tidak membahayakan diri pelapor. Kembali lagi ke itikad masing-masing daerah. Setiap laporan yang masuk nantinakan dikelola admin nanti laporan diarahkan ke instasi terkait. Kalau mislanya dari jangka waktu maksimal tidak ditindaklanjuti makanakan ternotif di Ombudsmans jadi kami bisa tau ada laporan yang tidak ditindaklajuti di instansi tersebut,” ungkapnya. (nri)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Baru Lima Bulan Beroperasi, TPA Juata Kerikil Terancam Penuh 20 Januari 2026
  • Komisi III DPRD Tarakan Dorong DKISP Jadi Pusat Publikasi Terpadu Program Kerja OPD 20 Januari 2026
  • DKISP Tarakan Sinergikan Program CCTV dan Layanan Publik Bersama DPRD 20 Januari 2026
  • Resmikan Kantor UPTD Bapenda di Tarakan, Jufri Budiman: Momentum Dongkrak PAD Kaltara 19 Januari 2026
  • Nasib 40 Kepala Keluarga di Ujung Tanduk, DPRD Tarakan Perjuangkan Jeritan Hati Buruh Pelabuhan 19 Januari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

DPRD TARAKANNEWS

Turun ke Masyarakat, Hj. Jamaliah Serap Aspirasi Warga Sebengkok

18 Januari 2026
NEWS

Tani Merdeka Indonesia Kota Tarakan Resmi Dilantik, Fokus pada Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan

16 Januari 2026
NEWS

Sekjen Demokrat Herman Khaeron Instruksikan Penyusunan Target Kursi Pemilu 2029 dan Penguatan Mesin Partai

14 Januari 2026
NEWS

Yansen TP Kobarkan Semangat Konsolidasi Demokrat Kaltara: Targetkan Seleksi Caleg Dini Dimulai 2026

14 Januari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?