TARAKAN – Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abahdy, S.I.K., menunjukkan keseriusannya dalam mengawal kenyamanan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kaltara dan jajaran Pejabat Utama Polda Kaltara, jenderal bintang dua tersebut melaksanakan pengecekan intensif di pos pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026, mulai dari Bandara Juwata hingga pusat keramaian di Pasar Guser, Kota Tarakan.

Saat berada di Bandara Juwata Tarakan, Kapolda memantau langsung kepadatan aktivitas pemudik di area kedatangan maupun keberangkatan. Beliau menegaskan bahwa sinergi antarinstansi merupakan kunci utama kelancaran arus mudik tahun ini. Kapolda meminta seluruh personel yang bertugas, baik dari Polri, TNI, maupun petugas bandara, untuk mengedepankan pelayanan yang humanis namun tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan.
“Saya instruksikan kepada seluruh personel di lapangan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Pastikan koordinasi dengan TNI dan pihak bandara berjalan solid agar mobilitas warga tetap lancar, aman, dan tanpa kendala berarti,” ujar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abahdy di sela-sela peninjauannya.


Usai memantau jalur transportasi udara, rombongan Kapolda bergerak menuju Pasar Guser yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat Tarakan menjelang Lebaran. Kehadiran aparat kepolisian di pusat perbelanjaan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi pedagang dan pembeli dari ancaman tindak kriminalitas yang kerap meningkat di masa sibuk seperti saat ini.

Kapolda juga memberikan peringatan keras terkait kerawanan kejahatan konvensional yang mengintai di tengah keramaian. Beliau meminta jajarannya untuk terus meningkatkan patroli jalan kaki guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak lengah dalam menjaga barang bawaan mereka selama beraktivitas di pasar.

“Kehadiran Polri di pusat keramaian seperti Pasar Guser ini adalah bentuk antisipasi kita terhadap potensi copet, penipuan, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Saya meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, jangan memancing pelaku kejahatan dengan barang bawaan yang mencolok, agar perayaan Idul Fitri kita semua tetap penuh kedamaian,” tambah Kapolda Kaltara.
Melalui pengecekan langsung ini, Polda Kaltara memastikan bahwa seluruh simpul transportasi dan pusat ekonomi di wilayah Kalimantan Utara berada dalam pengawasan maksimal. Komitmen ini diharapkan mampu menciptakan suasana mudik yang ceria, aman, dan bermakna bagi seluruh masyarakat yang merayakan hari kemenangan. (*)



