Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Pengawasan PPDB Jadi Prioritas Ombudsman RI
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Pengawasan PPDB Jadi Prioritas Ombudsman RI

redaksi
redaksi
Published: 25 Juni 2022
Share
4 Min Read
Indraza Marzuki Rais, Anggota Ombudsman RI.
SHARE

TARAKAN – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan berlangsung pada Senin (27/6/2022) mendatang. Ombudsman Republik Indonesia (ORI) akan ikut melakukan pengawasan. Hal ini diungkapkan Indraza Marzuki Rais, Anggota Ombudsman RI, Jumat (24/6/2022) kemarin.

Sebelum pelaksanaan PPDB di Kaltara berlangsung, ORI telah mengundang seluruh kepala dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD) kecil. Dalam FGD tersebut, ORI telah menyampaikan hal-hal  atau titik- titik di mana saja yang rawan dalam PPDB ini. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penyelesaian.

“Kami meminta masukan dari mereka dan juga memberikan masukan tentang hal-hal apa saja yang mereka harus lakukan dalam mengantisipasi atau mengurangi kejadian di tahun sebelumnya. Misalnya, bagaimana dengan persiapan server, bagaimana kejelasan standar atau aturan, agar masyarakat juga mengetahui. Selanjutnya adalah transparansi dari proses PPDB itu sendiri,”jelasnya.

Pada pelasanaan PPDB nantinya, Rais menuturkan bahwa ORI akan turun langsung ke lapangan untuk melihat serta melakukan pengawasan. Namun hanya di beberapa titik lokasi saja yang ada di Tarakan.

“Kami pasti akan melakukan uji petik di lapangan. Di beberapa titik, ORI akan turun untuk melihat baik dari server atau pun pelaksana tugas di lapangan. Kami menyadari bahwa masih ada yang menggunakan sistem hibryd dimana ada online maupun offline,”ungkapnya.

Ia juga akan melihat petugas pegawas di lapangan yang menerima pendaftar secara manual. Seperti tahun lalu, lanjut Rais, ORI banyak menerima laporan dari masyarakat.

“Karena waktu yang terbatas maka kami melakukan tindakan seperti reaksi cepat,”jelasnya.

Permasalahan yang ditemui tahun sebelumnya terkait PPDB yakni masyarakat tidak mendaftar karena ada masalah dengan server. Masalah lainnya tentang transparansi dengan jalur seperti jalur zonasi.

“Dimana banyak metode seperti by teknologi dan manual.  Ini yang menjadi kendala juga. Misalnya jalur afirmasi. Banyak orang-orang yang mencoba memalsukan data sehingga masuk sekolah tertentu,”tuturnya.

Tahun ini, pemerintah membuat ketentuan lain terhadap jalur afirmasi. Jadi tidak hanya surat keterangan tidak mampu, tapi harus didukung dengan data di BPS, ada kartu KIP dan data lainnya. Jika memenuhi syarat maka dapat masuk lewat jalur afirmasi.

“Nah untuk adminduk ini kami mendorong. Secara nasional kami mendorong sistem penerimaan ketika melalui jalur zonasi, tapi seharusnya dibangun aplikasi untuk pertimbangan ini. Zonasi dikaitkan dengan data kependudukan dengan data sekolah. Sehingga tidak manual,”ungkapnya.

Dengan adanya aplikasi tersebutm ketika orang tua siswa memberikan KK untuk verifikasi, maka pihak sekolah akan membuat titik jarak, dari titik sekolah ke titik alamat sehingga muncul jarak tersebut secara otomatis.

“Saat ini, jarak masih dimasukkan secara manual. Kami berharap, seharusnya ketika alamat itu diketikkan maka secara otomatis jarak itu muncul dan masuk dalam aplikasi agar tidak ada lagi orang-orang yang melakuakn hal tidak terpuji,”ujarnya.

Untuk pengawasan PPDB di Kaltara, Kota Tarakan menjadi perhatian khusus dari ORI. Sebab, memiliki peserta didik yang sangat banyak. Untuk daerah lain yang dipantau lebih banyak ketidaksiapan infrastruktur. Seperti di salah satu kabupaten yang pasokan listriknya masih bermasalah.

“Bagaimana ketika pendaftaran online dilakukan dan server mereka tidak kuat. Mereka melakukan secara cloud, namun secara keamanan ini masih riskan. Tapi jika yang ditanyakan perhatian, ORI fokus di Kota Tarakan sebagai kota yang terpadat di Kaltara,”tutupnya.(sha)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Sidak SMK 4 Tarakan, Komisi IV DPRD Kaltara Temukan Ruang Kelas Tak Layak Huni 2 Maret 2026
  • Temukan MBG Tak Sesuai Standar, Komisi IV Siapkan Rekomendasi Sanksi 2 Maret 2026
  • Kelola Pasukan Kuning, DPRD Tarakan Tekankan Pihak Ketiga Harus Lebih Profesional 2 Maret 2026
  • Polemik THR Petugas Kebersihan Tarakan, DPRD dan DLH Gelar RDP 2 Maret 2026
  • Ramadhan sebagai Penggerak Ekonomi, BI Kaltara Gelar Festival Literasi Syariah dan Hadirkan Hanan Attaki 2 Maret 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

EKONOMINEWS

Ramadhan sebagai Penggerak Ekonomi, BI Kaltara Gelar Festival Literasi Syariah dan Hadirkan Hanan Attaki

1 Maret 2026
EKONOMINEWS

Dorong Inklusi Keuangan, BI Kaltara Wajibkan Transaksi QRIS di Bazar UMKM KaShaFa 2026

1 Maret 2026
EKONOMINEWS

BI Kaltara Bidik Transaksi Rp3 Miliar di Road to KaShaFa 2026, Perkuat Ekonomi Syariah Nasional

1 Maret 2026
NEWS

Dua Agenda Utama Ustadz Hanan Attaki di Tarakan: Dari TACC hingga Pesantren Daarul Qur’an

1 Maret 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?