BULUNGAN – Tongkat estafet kepemimpinan di Inspektorat Kabupaten Bulungan kini resmi memiliki nahkoda definitif. Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si, melantik Adi Irwansyah MS, SH, M.Si sebagai Inspektur Inspektorat Bulungan dalam prosesi khidmat yang digelar di Rumah Jabatan Bupati, Jalan Jelarai Raya, Tanjung Selor, pada Senin (9/3/2026). Acara yang berlangsung hangat tersebut dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama dan salat berjamaah, menciptakan suasana kekeluargaan di lingkungan pejabat teras pemkab.

Adi Irwansyah bukanlah wajah baru di lingkungan pengawasan internal Bulungan. Sebelum pelantikan ini, ia telah mengabdi selama dua tahun terakhir sebagai Asisten Administrasi Umum sekaligus menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat. Penetapan posisi definitif ini dilakukan setelah melalui proses seleksi ketat dan mekanisme Uji Kompetensi (Ujikom) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah bersama panel ahli dari unsur akademisi serta Inspektorat Provinsi Kalimantan Utara.



“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya proses seleksi ini, termasuk para akademisi dan Pemerintah Provinsi Kaltara yang membantu proses administrasi hingga tuntas,” ujar Bupati Syarwani dalam sambutannya.

Langkah pelantikan ini dipandang sangat krusial mengingat posisi Inspektorat merupakan benteng utama dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih. Peran lembaga ini menjadi semakin vital di tengah intensitas pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sinergi antar-perangkat daerah kini menjadi prioritas utama agar proses audit berjalan lancar tanpa hambatan komunikasi yang berarti.
Bupati menekankan bahwa tantangan besar sudah menanti di depan mata, terutama terkait persiapan exit meeting bersama BPK mengenai Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bulungan Tahun Anggaran 2025. Selain itu, serangkaian pemeriksaan lanjutan yang lebih mendalam diprediksi akan bergulir tepat setelah perayaan Hari Raya Idulfitri 2026 mendatang.
“Terlebih dalam beberapa bulan ini Pemkab sedang menghadapi berbagai tahapan pemeriksaan dari BPK. Oleh karena itu, diperlukan konsolidasi yang kuat agar koordinasi antara perangkat daerah dengan inspektorat dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Kepercayaan besar diletakkan di pundak Adi Irwansyah untuk mengonsolidasikan seluruh personel inspektorat dalam memperkuat sistem pengendalian internal daerah. Bupati meyakini bahwa dengan kapasitas dan pengalaman yang dimiliki, pejabat baru tersebut mampu menjaga integritas pemerintah daerah sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Selain melantik jabatan inspektur, Bupati juga membocorkan rencana besar terkait penataan struktur birokrasi ke depan. Setelah momen Lebaran nanti, Pemerintah Kabupaten Bulungan berencana membentuk panitia seleksi terbuka (lelang jabatan) untuk mengisi beberapa kursi pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih lowong. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan setiap posisi strategis diisi oleh figur yang memiliki kompetensi mumpuni.
“Saya yakin Saudara Adi Irwansyah memiliki kapasitas untuk memimpin Inspektorat serta mengawal pengendalian internal pemerintahan daerah dengan kompetensi yang sesuai ketentuan,” pungkasnya. (**)



