Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Sektor Pertanian Nunukan Kembali Bangkit, Legislator Ajak Petani Fokus pada Kualitas Panen
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Sektor Pertanian Nunukan Kembali Bangkit, Legislator Ajak Petani Fokus pada Kualitas Panen

redaksi
redaksi
Published: 27 April 2026
Share
4 Min Read
SHARE

NUNUKAN – Sektor pertanian di Kabupaten Nunukan mulai menunjukkan tren positif yang signifikan. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Nunukan, Adama, saat menghadiri kegiatan panen padi bersama masyarakat di Kampung Tengah Sungai Lancang pada Sabtu (25/4/2026). Kehadiran legislator tersebut menjadi bentuk dukungan moral bagi para petani di wilayah yang sebelumnya sempat mengalami masa sulit akibat lahan yang tidak tergarap maksimal.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Adama mengungkapkan rasa syukurnya melihat lahan yang sempat terbengkalai kini kembali produktif dan menghasilkan komoditas pangan bagi daerah. “Syukur alhamdulillah, hari ini kita kembali bisa mulai panen lagi, di mana beberapa tahun lalu daerah ini sempat mangkrak, namun dalam dua tahun terakhir sudah berjalan kembali,” ujarnya dengan penuh apresiasi.

Meskipun aktivitas pertanian sudah kembali normal, Adama memberikan catatan penting bagi para petani agar tidak terjebak dalam rutinitas menanam tanpa perencanaan yang matang. Ia menekankan bahwa peningkatan hasil produksi hanya bisa dicapai jika proses bertani dilakukan dengan serius, mulai dari pemilihan benih hingga perawatan yang presisi.

Petani diharapkan mampu bertransformasi menjadi pengelola lahan yang lebih modern dan berorientasi pada hasil maksimal demi kesejahteraan keluarga. “Saya titip pesan kepada petani, jangan asal menanam dan jangan asal panen, kita harus memastikan prosesnya benar agar hasilnya maksimal,” tegas Adama.

Keberhasilan sektor pertanian juga dinilai sangat bergantung pada peran aktif para tenaga pendamping, khususnya Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dalam mengawal setiap kendala yang dihadapi petani. Adama meminta agar para penyuluh benar-benar hadir sebagai jembatan komunikasi antara kebutuhan riil di sawah dengan kebijakan pemerintah daerah.

Selain itu, sinergi dengan aparat teritorial seperti TNI, baik Koramil maupun TNI AL, juga didorong untuk terus ditingkatkan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan pengamanan aktivitas pertanian. “Saya minta kepada pendamping agar benar-benar terhubung dengan petani, apa yang menjadi kebutuhan mereka, itu yang harus kita hadirkan di lapangan,” lanjutnya.

Dalam aspek tata kelola wilayah, Adama menekankan pentingnya peran kelurahan sebagai garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga secara responsif. Menurutnya, masalah-masalah teknis di tingkat bawah seharusnya dapat diselesaikan secara internal tanpa harus menunggu intervensi langsung dari dinas terkait atau Bupati. Efektivitas kepemimpinan di tingkat lokal serta pemanfaatan infrastruktur dasar seperti embung dan bendungan yang telah dibangun menjadi kunci utama percepatan kemajuan desa. “Saya berpesan kepada lurah agar setiap permasalahan masyarakat bisa diselesaikan di tingkat kelurahan, tidak semua harus sampai ke dinas atau Bupati,” jelasnya memberikan arahan.

Menutup arahannya, Adama mengajak seluruh petani untuk tetap menjaga semangat dan kekompakan di tengah tantangan pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan secara bertahap. Ia mengingatkan bahwa kerukunan antarpetani adalah modal sosial yang tidak kalah penting dibandingkan bantuan fisik dari pemerintah. Dengan tren pertanian yang kini mulai “naik daun”, petani di Nunukan diminta untuk memanfaatkan momentum ini dengan menggarap lahan secara maksimal demi masa depan ekonomi yang lebih cerah. “Jangan ribut sesama petani, kalau kita rukun, insyaallah hasilnya juga baik, semoga petani kita sukses dalam menggarap sawahnya,” pungkas Adama. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Tingkatkan Kesehatan Pekerja, Wellness Program Pertamina Hulu Kalimantan Timur Catat Penurunan Berat Badan Kolektif hingga 1,5 Ton 11 Juni 2026
  • Bus Gratis, Perumda Layani Antar Jemput Pelajar dari Juata Laut-Selumit 9 Juni 2026
  • Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen 4 Juni 2026
  • Dorong Daya Saing UMKM Perbatasan, Bapemperda DPRD Nunukan Mulai Godok Ranperda Ekonomi Kreatif 3 Juni 2026
  • Plt Wali Kota Tarakan Instruksikan OPD Kebut Naskah Akademis Raperda 2026 3 Juni 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

DPRD NUNUKAN

Dorong Daya Saing UMKM Perbatasan, Bapemperda DPRD Nunukan Mulai Godok Ranperda Ekonomi Kreatif

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Sengkarut Pelabuhan Tunon Taka, Muhammad Mansur Desak Kemenhub Beri Teguran Keras ke KSOP Nunukan

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Sempat Diwarnai Penolakan, DPRD Nunukan Resmi Tunda Rencana Relokasi PKL Pasar Tani Alun-Alun

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Temui Pengunjuk Rasa, Anggota DPRD Nunukan Gat Khaleb Akui Kesadaran Perusahaan Terkait K3 Masih Rendah

8 Juni 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?