TARAKAN – Ribuan warga Tarakan melakukan long march dari Jalan Mulawarman depan Bandara Juwata hingga ke simpang GTM, Minggu (26/11/2023) pagi tadi.
Aksi ini diikuti sebanyak 78 komunitas yang tergabung dalam Aliansi Peduli Palestina Kota Tarakan.Ini sebagai wujud kepedulian warga kota Tarakan. Selain long march, ribuan warga ini juga menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu masyarakat Palestina.
Muhlis Ramlan, Perwakilan Aliansi Peduli Palestina mengatakan, aksi bela Palestina hari ini untuk menegaskan bahwa Israil mnegatakan peristiwa ini hanya gencatan senjata.

“Namun tetap terjadi pengeboman dan pembunuhan. Itu sama sekali kebiadapan, melukai hati umat Islam dan ummat lainnya di seluruh dunia,” kata Mukhlis.
Oleh karena itu, lanjut Mukhlis, dengan adanya aksi ini menegaskan bahwa demi kemanusiaan warga Kota Tarakan, Kalimantan Utara terus menyuarakan kemerdekaan Palestina.
Selain seruan kemerdekaan untuk Palestina, Mukhlis juga meminta kepada MUI untuk mencabut label halal produk-produk yang mendukung Israil.
“Jika itu dicabut maka akan menurunkan perekonomian Israil. Yang selama ini digunakan untuk membatai umat manusia di Gaza,” tuturnya.
Usai aksi damai digelar, perwakilan Aliansi Peduli Palestina Kota Tarakan, Mukhlis menyerahkan donasi yang terkumpul sebesar Rp 58.400.000 kepada Ust. Rahmat Baequni dari Yayasan Mulia Berbagi untuk di salurkan ke masyarakat Palestina. (sha)



