Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Singgung Pengadaan Barang-Jasa, Sulaiman: Waktu Saya Kabinda Banyak Kontraktor Mengadu
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Singgung Pengadaan Barang-Jasa, Sulaiman: Waktu Saya Kabinda Banyak Kontraktor Mengadu

redaksi
redaksi
Published: 10 Oktober 2024
Share
3 Min Read
SHARE

TARAKAN – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, nomor urut 1, Sulaiman-Adri Patton (SULTON) menyinggung terkait lemahnya sistem pengawasan pengadaan barang dan jasa semasa pemerintahan Zainal Paliwang.

Dalam sesi tanya jawab, Sulaiman menyebut, lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah menurun nilai indeks tata kelola pengadaan pemprov kaltara dari 67,0 tahun 2022 menjadi 65,09 pada tahun 2023 dan hanya kategori cukup.

Menurutnya, skor ini menunjukkan tata kelola dan reformasi birokrasi yang dijalankan pemprov kaltara saat ini dalam kondisi tidak baik-baik saja karena nilainya kurang dari standar yang diharapkan oleh pemerintah.

Ia lantas melontarkan pertanyaan bagaimana upaya paslon Zainal-Ingkong Ala (ZIAP) dalam mencegah korupsi yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di pemprov Kaltara.

Cawagub nomor urut 2, Ingkong Ala secara lugas menjawab pertanyaan tersebut. Menurutnya, antisipasi korupsi di bidang pengadaan barang dan jasa sudah dilakukan baik dalam kepemimpinannya sebagai wakil bupati Bulungan dan juga kepemimpinan Zainal sebagai Gubernur Kaltara.

“Kalau seperti itu sudah kita laksanakan semasa kita menjabat (Wakil Bupati Malinau) kita berupaya supaya efektif, efisien segala kebocoran-kebocoran itu,” papar Ingkong.

“Kalau kita melakukan perencanaan bersama-sama tidak ada kejadian yang menyimpang,” sambung Ingkong.

Zainal A Paliwang menambahkan, selama ia memimpin Kaltara, pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah selalu diawali dengan perencanaan. Sehingga dapat menekan potensi korupsi di lingkungan Pemprov Kaltara.

Ia juga menyindir bahwa paslon nomor urut 1 belum punya pengalaman dan baru sekedar berjanji. Sementara, dirinya sudah punya pengalaman memimpin pemerintahan.

“Kegiatan-kegiatan yang disampaikan paslon 1 untuk kami sudah punya pengalaman. Kalau paslon 1 belum punya pengalaman. Kita juga melakukan pendampingan dengan aparat penegak hukum khususnya kejaksaan sehingga celah-celah untuk tindakan korupsi bisa dicegah,” kata Zainal.

Sulaiman lantas balik menyindir Zainal. Ia mengatakan, semasa menjabat Kabinda Kaltara ia pernah didatangi oleh sejumlah kontraktor yang dijanjikan dalam 1 proyek.

“Sebenarnya ini pengalaman ketika saya Kabinda mendapat laporan banyak tentang pelaku para kontraktor yang kadang-kadang dijanjikan 3-4 orang dalam 1 proyek,” ungkap Sulaiman.

Sulaiman mengatakan, mereka inilah yang tidak terkontrol dengan baik sehingga pihaknya mengharapkan jika penanganan terkontrol dengan baik dan jujur maka hal ini bisa dicegah. Menurutnya, dengan sistem yang ada sekarang masih terdapat celah dan berpotensi masih terjadi permainan.

“Masih banyak celah. Bagi saya sistem yang terbaik itu diadakan pengawasan terbuka oleh masyarakat sehingga siapapun yang ikut lelang dia berhak memvideokan, menyaksikan dan melaporkan di media center kami agar Gubernur mengetahui siapa yang bermain, memeras, dan menipu. Itu yang kita tegakkan, kita bersihkan semuanya!,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Kelola Parkir Dialihkan ke Swasta, Setoran PAD Tarakan Capai Rp102 Juta per Bulan 3 Maret 2026
  • Dewan Minta Prosedur Keluhan Program MBG Disosialisasikan ke Orang Tua Siswa 3 Maret 2026
  • Hasan Basri Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret Mediasi Konflik Global dan Amankan Ketahanan Energi 3 Maret 2026
  • Sidak SMK 4 Tarakan, Komisi IV DPRD Kaltara Temukan Ruang Kelas Tak Layak Huni 2 Maret 2026
  • Temukan MBG Tak Sesuai Standar, Komisi IV Siapkan Rekomendasi Sanksi 2 Maret 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWSPOLITIK

Lawan Abrasi, Gerindra Tarakan Gelar Kerja Bakti dan Penanaman Pohon di Pesisir Pantai Amal

8 Februari 2026
NEWSPOLITIK

DPC Partai Gerindra Tarakan Fokus Penguatan Soliditas dan Evaluasi Pengurus

7 Februari 2026
NEWSPOLITIK

DPD Partai Gerindra Kaltara Tekankan Aksi Nyata yang Berdampak Langsung ke Masyarakat

7 Februari 2026
NEWSPOLITIK

Rayakan HUT ke-18 dengan Sederhana, Gerindra Kaltara Gelar Bakti Sosial dan Pembagian Sembako

7 Februari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?