TARAKAN – Pemenuhan kebutuhan telur di Kalimantan Utara (Kaltara) yang saat ini baru terpenuhi sekitar 10 persen dari produksi lokal menjadi peluang bisnis baru bagi Perumda Agrobisnis Kota Tarakan. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini berencana melakukan ekspansi ke sektor peternakan ayam petelur.

Kabag Operasional Perumda Agro Bisnis Kota Tarakan, AP Romans Perdana Putra, menjelaskan bahwa tingginya ketergantungan pasokan telur dari luar daerah menjadi alasan utama Perumda merambah sektor ini. Pasar yang luas di Kaltara dinilai menjadi potensi besar yang belum terserap maksimal.

“Pasar telur di Kaltara masih sangat terbuka lebar. Saat ini kami sedang melakukan penjajakan dengan sejumlah pengusaha lokal yang berminat melakukan kerja sama investasi,” kata Romans

Romans menambahkan, kerja sama ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal serta mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Ke depan, hasil produksi juga diproyeksikan untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui kemitraan strategis. (Sha)











