TARAKAN – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Alam Kota Tarakan kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui penyaluran zakat profesi karyawan yang terkumpul selama satu tahun terakhir. Direktur Utama PDAM Tirta Alam Kota Tarakan Iwan Setiawan, mengungkapkan bahwa total zakat yang diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tarakan pada momen Ramadan tahun ini mencapai angka Rp475 juta lebih.

Jumlah tersebut menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp380-an juta. Iwan menjelaskan bahwa kenaikan nilai zakat ini berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan yang diraih oleh perusahaan plat merah tersebut, di mana porsi zakat yang dipatok mencapai 32 persen dari pendapatan perusahaan.
“Itu berasal dari gaji dan tunjangan, secara otomatis dipotong setiap kita gajian dan disetor ke BPD, jadi secara otomatis ditransfer 2,5 persen ke rekening Baznas,” ujar Iwan Setiawan saat menjelaskan mekanisme pengumpulan dana tersebut di hadapan awak media.


Dana zakat ini dikumpulkan dari sekitar 190 karyawan PDAM Tirta Alam, mencakup seluruh elemen mulai dari Dewan Pengawas, jajaran Direktur, karyawan tetap, hingga tenaga ahli. Program pemotongan zakat otomatis ini ternyata bukan hal baru, melainkan sudah menjadi tradisi rutin yang dijalankan perusahaan secara konsisten selama tiga tahun terakhir sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat.

“Jadi zakat di PDAM ini dari profesi kita sebagai tukang ledeng, sebagai karyawan PDAM, itu ada haknya orang miskin yang harus kita sisihkan agar kerja kita ini berkah dan banyak doa juga dari masyarakat,” tutur Iwan menekankan pentingnya makna zakat bagi keberlangsungan perusahaan.

Meskipun seremoni penyerahan dilakukan pada bulan suci Ramadan sesuai dengan agenda yang disusun oleh Baznas, Iwan menegaskan bahwa pemotongan gaji karyawan dilakukan setiap bulan tanpa putus. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kewajiban agama bagi karyawan yang muslim dapat tertunaikan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di Kota Tarakan melalui pengelolaan zakat yang profesional. (Sha)



