Dua jurnalis, Ifransyah/Radar Tarakan dan Arif/Tarakan TV berdiri di atas pagar Kantor DPRD Tarakan, saat melakukan peliputan unjuk rasa RUU Omnibuslaw, Rabu (7/10/2020). Keduanya mengalami luka setelah terjatuh akibat penyemprotan aparat kepolisian menggunakan water cannon ke arah wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.
Terluka! Detik-Detik Wartawan Terkena Serangan Water Cannon
Pencarian


Berita Terbaru
- Kapolda Kaltara Rayakan May Day 2026 di Tarakan: Perkuat Kolaborasi demi Kesejahteraan Buruh 1 Mei 2026
- BPPMHKP Tarakan Gandeng DPR RI Gelar Bulan Mutu 2026 untuk Perkuat Gizi Masyarakat 30 April 2026
- Sinergi PHKT dan Kedubes Australia: Menjaga Nilai Sejarah dalam Upacara Dawn Service 2026 30 April 2026
- Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran, Wali Kota Tarakan Canangkan Program Desa Cantik 29 April 2026
- Optimalkan Peran UMKM, Bupati Bulungan Pimpin RUPS Bank BPR 29 April 2026
