TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si, secara resmi memimpin jalannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang berlangsung di Tanjung Selor pada Selasa siang. Dalam pertemuan strategis tersebut, agenda utama difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perusahaan sepanjang tahun berjalan, yang mencakup penyampaian laporan keuangan serta perumusan strategi penguatan peran BPR dalam menopang stabilitas ekonomi di wilayah Kabupaten Bulungan.
“Melalui RUPS ini, kita berharap BPR semakin sehat, kuat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” ujar Syarwani di hadapan para pengurus bank dan pemegang saham yang hadir.
Ia menegaskan bahwa keberadaan BPR harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas melalui program-program yang tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan taraf hidup warga lokal.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas merupakan fondasi utama yang tidak boleh ditawar dalam mengelola lembaga keuangan milik daerah tersebut. Ia meminta jajaran direksi untuk tidak hanya berfokus pada profitabilitas semata, namun juga mengutamakan perluasan akses pembiayaan yang lebih fleksibel bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mereka dapat naik kelas.
“Saya mendorong agar BPR terus meningkatkan kualitas layanan serta memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Bulungan yang menjadi tulang punggung ekonomi kita,” tegasnya saat memberikan arahan mengenai kebijakan kredit bagi usaha kerakyatan. Dengan akses permodalan yang lebih mudah, diharapkan sektor UMKM dapat tumbuh lebih dinamis dan mampu menyerap tenaga kerja lokal secara lebih masif.
Selain aspek pembiayaan konvensional, RUPS kali ini juga menyoroti pentingnya adaptasi teknologi dalam industri perbankan guna menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif. Bupati Bulungan mengungkapkan bahwa inovasi layanan berbasis digital menjadi kunci utama agar BPR tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan nasabah yang menginginkan kecepatan serta kemudahan dalam setiap transaksi perbankan.
“Langkah-langkah inovasi harus terus dibahas, termasuk pengembangan layanan berbasis digital guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis dan serba cepat saat ini,” kata Bupati.
Pemerintah Kabupaten Bulungan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh bagi pengembangan BPR sebagai pilar utama inklusi keuangan yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok daerah. (*)



