Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Harlah NU ke 102, PCNU Tarakan Gelar Seminar Pendidikan
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Harlah NU ke 102, PCNU Tarakan Gelar Seminar Pendidikan

redaksi
redaksi
Published: 24 Februari 2025
Share
5 Min Read
SHARE

TARAKAN – Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) yang ke-102 di Kota Tarakan kali ini hadir dengan cara yang berbeda, mengusung tema besar dalam bidang pendidikan: “Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045 dan Kemaslahatan Umat Manusia”. Seminar ini diselenggarakan dengan penuh antusiasme di Malabar Café, Kota Tarakan, yang dihadiri oleh pengurus NU dari berbagai tingkatan, badan otonom (Banom) NU, serta tokoh masyarakat setempat.

Seminar pendidikan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tarakan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alias, SKM., M.Kes. yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.

“NU selalu hadir dalam berbagai aspek pembangunan, termasuk pendidikan, sosial, dan budaya. Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa NU turut berperan aktif dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan. Pemerintah Kota Tarakan akan terus bersinergi dengan NU dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kebangsaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pendidikan berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki karakter kuat dalam menghadapi era digitalisasi dan globalisasi.

Dalam acara yang digelar pada 23 Februari 2025 ini, seminar menghadirkan sejumlah pembicara berkompeten yang membahas isu krusial terkait transformasi pendidikan di Indonesia. Para narasumber yang hadir antara lain Drs. H. Harianto Oghie, MA (Sekretaris LP Ma’arif PBNU), Kamal, S.Pd, M.Pd (Dinas Pendidikan Kota Tarakan), dan Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., CPM (Rektor Universitas Borneo Tarakan) dan K.H. Abdullah Rosyid Maskur (Sekretaris JQHNU). Sesi diskusi seminar ini dipandu oleh Rahmadania, M.Pd, perwakilan dari Fatayat PCNU Kota Tarakan.

Seminar dimulai dengan pemaparan dari Drs. H. Harianto Oghie, MA, yang menekankan bahwa transformasi pendidikan berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) merupakan fondasi dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.

“Pendidikan yang berbasis keislaman yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan akan menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moralitas dan integritas yang tinggi,” ujarnya.

Dalam sesi selanjutnya, Kamal, S.Pd, M.Pd, mewakili Dinas Pendidikan Kota Tarakan, menggarisbawahi pentingnya inovasi di dunia pendidikan untuk menghadapi perkembangan pesat era digital. Menurutnya, peningkatan kapasitas guru serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran adalah kunci dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, lembaga pendidikan, dan organisasi keagamaan seperti NU,” ujar Kamal.

Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., CPM, dalam sesi ketiga, berbicara tentang pentingnya pendidikan yang tidak hanya mencetak individu yang cerdas, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan sosial. Ia menegaskan bahwa pendidikan yang baik adalah yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, memberikan solusi untuk tantangan umat manusia di tingkat global.

Pada sesi terakhir, K.H. Abdullah Rosyid Maskur, Sekretaris Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQHNU), menyampaikan pentingnya pemahaman sejarah panjang NU dan kontribusinya dalam pembangunan bangsa.

“Sejarah NU adalah bagian dari perjuangan umat Islam dalam membangun peradaban. Kita sebagai generasi penerus harus menguatkan peran NU dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas K.H. Abdullah Rosyid Maskur.

Sementara itu, Sekretaris PCNU Kota Tarakan, M. Nasir Irvan, dalam diskusi menegaskan bahwa peringatan Harlah NU kali ini sengaja dilaksanakan dengan cara yang berbeda. Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga Nahdliyin, khususnya pengurus dan masyarakat Kota Tarakan, mengenai pentingnya transformasi pengetahuan berbasis teknologi informasi.

“Kota Tarakan akan menjadi kota industri yang membutuhkan ribuan tenaga kerja terampil. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan SDM yang siap bersaing di dunia kerja yang semakin digital dan canggih,” jelas Nasir.

Nasir juga menekankan pentingnya anggota NU untuk tidak hanya fokus pada amaliah keagamaan, tetapi juga aktif dalam bidang pendidikan, sosial, budaya, dan politik. “Cita-cita para pendiri NU adalah menjadikan umat Islam sebagai bagian integral dalam pembangunan bangsa,” tambahnya.

Melalui seminar ini, PCNU Kota Tarakan mempertegas komitmennya dalam membangun bangsa melalui pendidikan yang berkualitas dan berbasis teknologi. Dengan menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, NU bertekad mencetak generasi unggul yang siap membawa Indonesia menuju kejayaan pada tahun 2045.

Peringatan Harlah NU ke-102 kali ini menjadi bukti nyata komitmen NU untuk terus berperan aktif dalam pembangunan bangsa, baik di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, maupun budaya. NU siap menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Mendukung Profesionalisme Desa, Ibrahim Ali Sambut Positif Pembentukan PPDI Tana Tidung 30 November 2025
  • Sinergi Tana Tidung dan Kementerian PUPR: Ibrahim Ali ‘Jemput Bola’ Sukseskan Program 3 Juta Rumah 30 November 2025
  • Beasiswa KTT Pintar Resmi Diluncurkan, Ibrahim Ali Tegaskan Pendidikan Adalah Investasi SDM 30 November 2025
  • Charly Van Houten Sukses Tutup Festival Tari Kreasi Pesisir-Pedalaman KTT 30 November 2025
  • Komitmen Emas Pendidikan: Bupati Tana Tidung Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha PGRI 30 November 2025

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Penyaluran Bantuan Sosial di Tarakan dan Nunukan Capai 23.006 KPM, Kantor Pos Targetkan Selesai 19 Desember

28 November 2025
NEWS

HIPMI Tarakan dan Yayasan AYS Indonesia Gelar Sharing Session, Beri Motivasi bagi Generasi Muda

25 November 2025
NEWS

Tani Merdeka Tarakan Siapkan Program Majukan Sektor Pangan, Siap Sinkronkan dengan Program Nasional

24 November 2025
NEWS

Berada di ‘Urat Nadi Global’, Gubernur Zainal Beberkan Keunggulan Kaltara di ALKI II dan Energi Terbarukan

25 November 2025
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?