Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Pemda Nunukan Gelar Gerakan Pangan Murah
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Pemda Nunukan Gelar Gerakan Pangan Murah

redaksi
redaksi
Published: 11 Maret 2025
Share
3 Min Read
SHARE

NUNUKAN – Dalam rangka stabilisasi  pasokan dan harga pangan, pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Tahun 2025, bertempat di Alun-alun Nunukan, Senin (10/3/2025).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Muhtar, SH., M.Si menyatakan kegiatan pangan murah tersebut merupakan salah satu upaya membendung inflasi, khususnya beras. Disampaikan Muhtar untuk tahun ini ketersediaan pangan beras bertambah yang sebelumnya 80 Ton tahun ini meningkat menjadi 150 Ton.

“Kami berharap kegiatan pangan murah ini bisa dilaksanakan dua sampai tiga kali dalam satu bulan khususnya di hari – hari besar seperti ramadhan,” jelasnya.

Sementara  Wakil Bupati Hermanus, S. Sos mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian saat ini sedang mengalami pukulan berat dampak dari inflasi, sehingga sangat berpengaruh pada tingginya harga bahan pangan pokok di tengah-tengah masyarakat yang tentunya sangat membebani kemampuan keuangan rumah tangga terutama masyarakat kurang mampu.

Menyikapi hal tersebut disampaikan Hermanus bahwa pemerintah daerah tentunya harus bertindak dan bergerak cepat dengan melakukan gerakan pangan murah. Dengan maksud agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang relatif lebih murah dari harga pasar namun berkualitas.

“Saya berharap gerakan pangan murah ini bisa bermanfaat untuk bapak ibu sekalian. Saya juga mengimbau kepada pengusaha skala besar supaya ikut berpartisipasi atau menggelar bazar pasar murah di lingkungannya,” ucapnya.

Selain itu Hermanus mengimbau kepada pelaku usaha terutama distributor, grosir, agen, dan pengecer agar tidak menaikkan harga diluar perhitungan wajar. Menurutnya selain menghindari tindakan yang bersifat spekulatif karena akan merugikan semua pihak, juga dapat menambah stoknya diatas kebutuhan normal.

“Tujuannya tidak lain agar ketersediaan barang kebutuhan masyarakat tercukupi dan juga tumbuhnya kepedulian sosial terhadap yang membutuhkan,” tegasnya.

Lanjut disampaikan Hermanus, gerakan pangan murah tidak hanya tentang harga pangan yang terjangkau semata. Namun kegiatan tersebut juga merupakan langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah, dengan mengembangkan segala potensi pertanian lokal yang dimiliki agar dapat mengurangi ketergantungan pada impor pangan serta memperkuat ekonomi lokal.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk bersinergi membangun potensi pertanian pangan yang ada di daerah ini, bisa melalui pemanfaatan lahan tidur agar kembali produktif, dan bisa juga melalui pemanfaatan lahan perkarangan rumah tangga masing-masing, dengan menanam bahan pangan dasar seperti cabe, sayur-sayuran dan lainnya,” tutupnya.

Harga pangan menjelang hari besar keagamaan nasional, beras dengan harga Rp. 110.000 hingga Rp. 120.000, telur dengan Rp, 51.000 / rak, tepung gandum Rp. 9.000 / bungkus, gula Rp. 13.000 / kilogram, minyak goreng Rp. 15.000 / bungkus, bawang merah dan bawang putih Rp. 32.000 / kilogram.(*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Genjot Cadangan Migas, PHKT Mulai Pengeboran Infill di Lepas Pantai Kalimantan Timur 10 Maret 2026
  • Hasan Basri Gerak Cepat Kirim Bantuan Logistik bagi Korban Banjir di Nunukan 9 Maret 2026
  • Free Palestine Network Gelar Aksi di Seluruh Indonesia Dukung Iran Lawan Zionisme Israel dan AS 9 Maret 2026
  • Dukung Swasembada Pangan 2026, Polda Kaltara Gelar Tanam Jagung Serentak di Bumi Rahayu 8 Maret 2026
  • Pererat Sinergitas di Bulan Suci, Kapolda Kaltara Buka Puasa Bersama Lintas Tokoh dan Elemen Masyarakat 6 Maret 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

PEMKAB NUNUKAN

Pemkab Nunukan Ajukan Revisi Perda Pajak dan Retribusi Daerah

1 Juli 2025
PEMKAB NUNUKAN

Bupati Nunukan Lantik 15 Pejabat Fungsional

17 Juni 2025
NEWSPEMKAB NUNUKAN

Hasan Saleh Serahkan Bantuan Alsintan di Nunukan

4 Juni 2025
PEMKAB NUNUKAN

Upayakan Pengoperasian, Kantor Staf Kepresidenan RI Sambangi PLBN Sebatik 

28 Mei 2025
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?