DENPASAR – Kota Tarakan secara resmi mengambil peran strategis di kancah pembangunan perkotaan Asia Pasifik. Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam Executive Committee (ExCom) Meeting CityNet Asia Pacific ke-45 Tahun 2025 yang diselenggarakan di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, mulai Minggu (26/10/2025) hingga Selasa (28/10/2025).

Pertemuan bergengsi ini mengusung tema sentral “Building Harmony Rooted in Local Wisdom” atau “Membangun Harmoni yang Berakar pada Kearifan Lokal,” yang menjadi fokus diskusi seluruh delegasi internasional dan domestik.
Kehadiran Wali Kota Tarakan, Khairul, di forum ini memiliki peran ganda dan sangat strategis yakni menjadi perwakilan pemimpin kota di Indonesia dan Tarakan mendapat kehormatan khusus untuk memberikan sambutan dan secara resmi memperkenalkan kotanya di hadapan para pemimpin kota dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan, Filipina, Malaysia, Jepang, dan Bangladesh.

Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul menyampaikan apresiasi tinggi atas kesempatan yang diberikan kepada Tarakan untuk bergabung dalam jaringan internasional ini.
“Kami berharap melalui jaringan CityNet ini dapat terjalin kolaborasi yang semakin kuat antar kota, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kami ingin mendorong pertukaran pengetahuan dan inovasi antar kota untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” tegas dr. Khairul.
ExCom Meeting CityNet ke-45 membahas berbagai agenda strategis yang relevan dengan tantangan perkotaan global seperti evaluasi capaian dan penentuan fokus kerja CityNet ke depan. Perencanaan kerja sama antar kota anggota dalam proyek-proyek pembangunan berkelanjutan. Serta diskusi intensif mengenai pengelolaan sampah (zero waste), mitigasi bencana, inovasi lingkungan, dan upaya memperkuat kapasitas tata kelola pemerintahan daerah.
Selain sesi pleno, para delegasi juga menghadiri Welcoming Dinner pada malam pembukaan yang hangat. Acara ini diisi dengan pertunjukan seni budaya Bali, termasuk penyambutan dengan pemasangan Destar/Udeng dan Selendang Bali, serta sajian Tari Wiranjaya dan Fashion Show tenun Endek Denpasar.
Partisipasi aktif Kota Tarakan dalam ExCom Meeting ini menandai langkah penting dalam memperluas jejaring kerja sama global dan memperkenalkan potensi inovasi daerah di tingkat internasional. Khususnya, Tarakan memanfaatkan forum ini untuk mendorong pertukaran praktik terbaik. Belajar dari praktik kota-kota maju di Asia Pasifik, terutama terkait isu perubahan iklim dan pengelolaan air yang juga menjadi sorotan dalam pertemuan.
Kemudian, mempromosikan potensi daerah seperti membuka peluang kerja sama dan investasi global yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Tarakan.
Melalui CityNet, Tarakan kini memiliki platform diplomasi kota yang solid untuk mewujudkan pembangunan yang lebih berdaya saing, tangguh, dan inklusif.
Dalam forum yang dihadiri anggota CityNet dari berbagai negara Asia Pasifik tersebut, Wali Kota Khairul memanfaatkan kesempatan new member remarks untuk menyoroti fokus utama pembangunan Kota Tarakan yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) global.
Wali Kota Khairul memaparkan bahwa Tarakan, sebagai kota kepulauan dan gerbang di perbatasan, memiliki tiga fokus pembangunan utama yang akan didorong melalui kolaborasi CityNet.
Pengembangan infrastruktur berkelanjutan seperti peningkatan dan pemerataan infrastruktur dasar, termasuk sistem air bersih, sanitasi, dan jalan, untuk mendukung konektivitas dan kualitas hidup warga.
Mitigasi perubahan iklim dan lingkungan kota yang menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan, terutama di kawasan pesisir, serta adaptasi terhadap perubahan iklim yang sangat relevan bagi kota kepulauan.
Ekonomi Inklusif dan Potensi Maritim (Ekonomi Biru) seperti mempromosikan potensi Tarakan di sektor maritim, perikanan, dan mangrove tourism sebagai pilar ekonomi baru. Wali Kota berharap melalui jejaring internasional, Tarakan dapat menarik investasi dan teknologi yang mendukung pengembangan industri perikanan modern yang ramah lingkungan.
“Kami membawa semangat ‘Smart City’ yang bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang tata kelola pemerintahan yang responsif dan masyarakat yang berdaya. Kolaborasi di CityNet akan membantu kami mengadopsi praktik terbaik (best practices) dari kota-kota sukses di Asia Pasifik, terutama dalam menghadapi tantangan yang serupa,” pungkasnya.
Wali Kota Tarakan berharap, melalui jaringan CityNet, Tarakan dapat mempercepat realisasi visi pembangunan kota yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing global, memastikan seluruh program pembangunan daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (adv)



