TARAKAN – Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, kembali turun ke masyarakat dalam rangka agenda reses untuk menyerap aspirasi warga di wilayah Sebengkok, khususnya di RT 31 dan RT 17. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan terkait pembangunan dan permasalahan lingkungan.
Dalam pertemuan pagi tadi, Randy mencatat beberapa poin penting yang menjadi perhatian warga. Meskipun pembangunan di wilayah tersebut dinilai sudah cukup baik, pemerintah kota tahun ini tetap memprioritaskan peningkatan infrastruktur dasar.

“Alhamdulillah kalau di lingkungan sini pembangunan sudah lumayan. Tapi tahun ini kita ada memberikan beberapa titik lampu (penerangan jalan) dan perbaikan drainase di beberapa tempat yang kondisinya sudah tidak layak,” ujar Randy saat ditemui usai kegiatan.
Selain masalah infrastruktur, warga juga mengeluhkan kondisi kabel telekomunikasi (Telkom) yang terlihat semrawut di pemukiman mereka. Menanggapi hal tersebut, Randy berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi penataan kabel agar tidak mengganggu estetika dan keamanan lingkungan.

Hal menarik lainnya muncul dari keluhan ibu-ibu terkait aturan membawa barang dari luar negeri. Seorang warga melaporkan pengalamannya saat membawa oleh-oleh berupa bawang dan buah segar dari Tawau, Malaysia, yang kemudian disita oleh pihak karantina karena tidak dilengkapi dengan dokumen.
“Ini menarik, ada pertanyaan yang sebenarnya tidak kita prediksi. Nanti kita coba komunikasikan dengan pihak karantina, sebenarnya berapa kilo yang diperbolehkan untuk buah tangan dari negeri sebelah. Kami akan tindak lanjuti agar ada kejelasan bagi masyarakat,” jelasnya.
Randy menegaskan bahwa masa reses adalah momentum krusial bagi anggota dewan untuk kembali ke konstituen di tengah kesibukan agenda legislatif. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan setiap usulan dan saran yang masuk demi perbaikan Kota Tarakan ke depannya.
“Harapannya usulan dan masukan masyarakat ini bisa menjadi input yang baik buat kita. Apa yang perlu diperjuangkan akan kita perjuangkan, dan saran-saran yang ada akan kita gunakan untuk memperbaiki pelayanan ke depan,” pungkasnya. (Sha)



