BULUNGAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar upacara bendera memperingati Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Apel Mapolda Kaltara, Senin (19/01/2026). Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol. Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si.
Mewakili Kapolda Kaltara, Wakapolda menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar rutinitas bulanan atau seremonial belaka. Sebaliknya, momen ini merupakan ajang refleksi bagi seluruh personel Polri dan ASN dalam meningkatkan dedikasi kepada negara.

Dalam amanat tertulis Kapolda Kaltara yang dibacakannya, Brigjen Pol. Andries menekankan pentingnya evaluasi kinerja bagi setiap insan Bhayangkara.”Upacara ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri. Sebagai insan Bhayangkara, kita dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Wakapolda.
Ada tiga poin utama yang ditekankan Kapolda Kaltara untuk diimplementasikan oleh seluruh jajaran dalam menjalankan tugas sehari-hari:
Setia: Loyalitas penuh kepada Pancasila, UUD 1945, serta tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Cermat: Mengedepankan profesionalisme, ketelitian, dan rasa tanggung jawab dalam bekerja.
Waspada: Kepekaan terhadap dinamika situasi Kamtibmas, potensi gangguan keamanan, serta perubahan sosial di masyarakat.
Rangkaian upacara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, serta pengucapan Tribrata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara, seluruh personel Polri, serta ASN di lingkungan Polda Kaltara. Melalui peringatan Hari Kesadaran Nasional ini, diharapkan nilai-nilai kejuangan dan kebangsaan kembali tertanam kuat di sanubari personel. Tujuannya jelas: mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) dan semakin dicintai oleh masyarakat di wilayah Kalimantan Utara. (*)




