BULUNGAN – Momentum Ramadan menjadi ajang mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, bersama Sekretaris Daerah, Risdianto, S.Pi, M.Si, menghadiri agenda buka puasa bersama keluarga besar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Benuanta di Hotel Grand Pangeran Khar pada Sabtu (7/3/2026). Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi para petugas air minum dalam menjaga denyut nadi kebutuhan dasar warga.

Dalam sambutannya, Wabup Kilat menekankan bahwa semangat kebersamaan di internal perusahaan harus terus dirawat. Mengingat tantangan distribusi air bersih di wilayah Bulungan yang cukup kompleks, soliditas tim di lapangan menjadi kunci utama pelayanan. Ia berharap momentum religi ini mampu merefleksikan kembali semangat pengabdian seluruh karyawan dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat luas.



“Kami dari Pemkab Bulungan akan terus mendukung upaya-upaya peningkatan kinerja perusahaan daerah agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga,” ujar Wabup Kilat di hadapan jajaran direksi dan staf Perumda.

Pemerintah menyadari bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa ditawar. Keberadaan Danum Benuanta dipandang sebagai garda terdepan dalam menentukan standar kualitas hidup masyarakat di Bumi Tenguyun. Oleh karena itu, apresiasi tinggi diberikan kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras memastikan aliran air tetap terjaga hingga ke rumah-rumah penduduk, meski di tengah berbagai kendala teknis.
Selain aspek pelayanan, peran strategis Perumda Air Minum juga disoroti dari sisi kesehatan publik dan kontribusi ekonomi. Sekretaris Daerah, Risdianto, menambahkan bahwa eksistensi perusahaan daerah ini memiliki korelasi kuat dengan tingkat kesehatan masyarakat serta kemandirian fiskal daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dengan ketersediaan air bersih, risiko penyebaran penyakit dapat kita minimalisir sehingga secara otomatis meningkatkan kualitas hidup masyarakat kita. Di sisi lain, kontribusi terhadap PAD tetap menjadi target profesionalitas perusahaan,” ucap Sekda Risdianto.
Ke depan, Pemkab Bulungan berkomitmen untuk terus mengawal pengembangan infrastruktur air minum agar jangkauan layanan semakin luas, terutama ke wilayah-wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan operasional Perumda diharapkan mampu menciptakan ketahanan air yang tangguh bagi masa depan Bulungan.
“Momentum ini harus kita jadikan pelecut semangat untuk meningkatkan pengabdian, karena air bersih adalah hak dasar yang sangat menentukan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (**)



