Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Jufri Budiman Inginkan Kaltara Mandiri Telur Ayam Lewat Inovasi Pakan dan Kandang Modern
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Jufri Budiman Inginkan Kaltara Mandiri Telur Ayam Lewat Inovasi Pakan dan Kandang Modern

redaksi
redaksi
Published: 17 Maret 2026
Share
4 Min Read
SHARE

TARAKAN – Neraca pangan tahun 2026 yang dirilis Dinas Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara mengungkap fakta mengkhawatirkan mengenai kondisi pangan di wilayah perbatasan. Saat ini, Kalimantan Utara (Kaltara) berada dalam fase defisit telur ayam yang cukup besar akibat ketimpangan antara jumlah produksi lokal dengan tingkat konsumsi masyarakat yang terus melonjak.

Berdasarkan data terbaru, produksi ayam petelur lokal hanya mampu menyumbang sekitar 2.108 ton per tahun. Angka ini sangat jauh dari total kebutuhan masyarakat Kaltara yang telah menyentuh angka 25.685 ton per tahun. Akibat ketergantungan pasokan dari luar daerah seperti Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan, angka inflasi pada sektor ini dilaporkan telah menembus angka 23 ribu.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kaltara, Jufri Budiman, S.Pd, M.M, menegaskan bahwa petani dan peternak lokal harus didorong untuk memaksimalkan produksi demi mencukupi kebutuhan di empat kabupaten dan satu kota.

“Kaltara saat ini sangat membutuhkan kenaikan produksi telur ayam karena kebutuhan kita cukup tinggi. Pemerintah daerah dan peternak lokal harus saling bekerja sama, di mana Pemda perlu memiliki program konkret untuk membantu peternak dalam menyiapkan infrastruktur atau stimulan lainnya,” ujar Jufri Budiman pada Selasa pagi, (17/03/2026).

Ia mengusulkan agar titik-titik lokasi peternakan dikembangkan baik secara mandiri maupun terintegrasi dengan sektor lain, seperti peternakan sapi dan kambing melalui sistem pertanian terintegrasi. Jufri menekankan pentingnya penyuluhan mengenai teknologi perkandangan modern kepada peternak, mulai dari sistem Cage, Deep Litter, hingga Aviary System.

“Kita siapkan stimulannya bagi para peternak, mulai dari penyiapan kandang, bibit, hingga pakan. Bisa juga menggunakan pertanian terintegrasi untuk pakan, yang penting unsur nutrisinya seperti protein dan karbohidrat mendekati standar pabrikan. Jika sudah berproduksi, unit bisnis Perusda bisa mengambil hasilnya untuk distribusi pemasaran se-Kaltara, sementara biaya pembangunan infrastruktur bisa dipotong dari hasil penjualan tersebut,” jelas Jufri.

Selain keterlibatan Perusda, Jufri juga menyarankan optimalisasi peran koperasi untuk menyediakan segala keperluan peternakan ayam petelur. Dengan ketersediaan sarana produksi yang mudah diakses, peternak tidak lagi kesulitan memulai usaha. Koperasi pun diharapkan mampu menyerap hasil telur peternak dengan harga pasar yang kompetitif.

“Tentu jika koperasi atau Perusda bisa mem-back up ini, saya kira tidak ada yang sulit. Walaupun sifatnya koperasi tetap mencari keuntungan, namun harganya tidak perlu mahal karena tujuannya bukan sekadar profit oriented melainkan membantu masyarakat,” tambahnya.

Alternatif ketiga yang ditawarkan adalah pengambilalihan penuh sektor peternakan oleh pemerintah daerah melalui Perusda, mulai dari pengadaan bibit hingga distribusi ke konsumen akhir untuk mengendalikan harga jual di pasar. Jufri menilai pemerintah daerah harus segera mengkaji opsi terbaik dari ketiga skema tersebut tanpa harus bergantung pada investor luar.

“Kepala daerah bisa mengkaji mana yang terbaik, karena jika kita terus-menerus menunggu investor masuk, pertanyaannya sampai kapan kita harus menunggu. Kita juga harus membuka peluang investasi pembuatan pakan ternak lokal melalui Perusda untuk menekan biaya operasional peternak yang selama ini mencapai 50 persen hanya untuk pakan,” tegasnya.

Persoalan mahalnya harga pakan memang menjadi keluhan utama yang diserap Jufri saat berinteraksi dengan para peternak di lapangan. Ia berharap dengan memanfaatkan bahan baku lokal Kaltara, harga pakan bisa ditekan secara signifikan. Jufri pun memastikan bahwa DPRD Kaltara siap memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan anggaran yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Kami sering sekali mengobrol dengan peternak dan rata-rata mengeluhkan harga pakan yang tinggi dan terus naik. Mudah-mudahan dengan membuka usaha pakan mandiri, ini bisa menjadi solusi, dan tentu kami di Dewan dapat menyetujui pos-pos anggaran yang memiliki keberpihakan kepada masyarakat,” tutup Jufri. (Sha)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Gubernur Lantik 39 Pejabat Fungsional, Ingatkan Jabatan Adalah Amanah 25 September 2026
  • Kunjungi Kodim 0907/Tarakan, Pangdam VI/Mulawarman: Prajurit Harus Solutif dan Bebas Pelanggaran 25 September 2026
  • Gandeng Bulog, Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Menyambut HUT ke-81 TNI 22 September 2026
  • Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian 20 September 2026
  • Tahanan Kasus KDRT Tewas di Sel Polsek Tarakan Barat, Ibu Kandung Pilih Tak Tuntut Polisi 20 September 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Gubernur Lantik 39 Pejabat Fungsional, Ingatkan Jabatan Adalah Amanah
  • Kunjungi Kodim 0907/Tarakan, Pangdam VI/Mulawarman: Prajurit Harus Solutif dan Bebas Pelanggaran
  • Gandeng Bulog, Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Menyambut HUT ke-81 TNI
  • Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian
  • Tahanan Kasus KDRT Tewas di Sel Polsek Tarakan Barat, Ibu Kandung Pilih Tak Tuntut Polisi

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

DPRD KALTARA

Tekan Ketergantungan Luar Daerah, Jufri Budiman Dorong Program 1 Desa 1 Sentra Telur

28 Agustus 2026
DPRD KALTARA

Pansus I DPRD Kaltara Bahas Ranperda Penghargaan Daerah Bersama BKD dan Dinsos

10 Juli 2026
DPRD KALTARA

Siap Kawal Tuntutan Massa Aksi, Jufri Budiman Sebut Aksi MBG Tarakan Lahir dari Hati Nurani Penerima Manfaat

25 Juni 2026
DPRD KALTARA

Gelar Sosialisasi Perda Ganti Kerugian Daerah di Tarakan, Jufri Budiman Tekankan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

25 Juni 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?