TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara, Inspektur Jenderal Polisi Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melaksanakan kunjungan kerja resmi ke lokasi operasional PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) di Tanjung Selor pada Rabu (15/04/2026), demi memperkuat kolaborasi strategis antara kepolisian dan sektor industri.


“Kunjungan ini merupakan langkah nyata untuk memastikan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan pelaku dunia usaha berjalan harmonis demi kemajuan wilayah Kalimantan Utara,” ujar Irjen Pol. Djati Wiyoto di sela-sela kegiatannya.
Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi Polda Kaltara tersebut disambut langsung oleh Managing Director PT PKN, Harry K. Tanoto, beserta jajaran direksi yang turut mendampingi peninjauan lapangan di area operasional perusahaan.




“Kami sangat mengapresiasi perhatian Kapolda terhadap keberlangsungan investasi dan komitmen kami dalam menjaga stabilitas di wilayah lingkar tambang ini,” ungkap Harry K. Tanoto saat menyambut rombongan Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara.


Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama yang tidak terpisahkan dari pertumbuhan ekonomi daerah yang sehat.


“Stabilitas keamanan adalah faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, karena iklim investasi yang kondusif hanya bisa tercipta jika situasi wilayah benar-benar terjamin keamanannya,” tegas Irjen Pol. Djati Wiyoto.
Lebih mendalam, ia menggarisbawahi bahwa keamanan yang berkelanjutan sangat bergantung pada sejauh mana masyarakat sekitar merasakan dampak positif dari kehadiran perusahaan.
“Ketika masyarakat memiliki akses ekonomi yang baik, lapangan pekerjaan terbuka, dan kesejahteraan meningkat, maka secara otomatis stabilitas Kamtibmas akan semakin kuat dengan sendirinya,” tambah Kapolda di hadapan manajemen PT PKN.
Secara khusus, Kapolda memberikan apresiasi atas keberhasilan PT PKN dalam membina UMKM lokal, terutama pada sektor budidaya cokelat yang kini telah menjadi produk unggulan khas daerah.
“Kami melihat kontribusi nyata melalui pemberian bibit dan pendampingan yang telah berhasil diolah menjadi produk cokelat khas Tanjung Selor, dan program pemberdayaan seperti ini harus terus ditingkatkan,” puji Djati Wiyoto.
Ia juga mendorong agar PT PKN terus mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja lokal serta menjalankan program CSR yang memiliki dampak jangka panjang bagi kemandirian ekonomi masyarakat.
“Perusahaan harus terus berperan aktif melalui penyerapan tenaga kerja lokal guna mengurangi pengangguran dan memastikan program pemberdayaan ekonomi memberikan manfaat yang berkelanjutan,” jelasnya.
Menutup rangkaian kunjungan tersebut, Kapolda mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, aparat, maupun pelaku usaha, untuk menjaga ritme kerja sama yang harmonis demi masa depan provinsi ke-34 ini.
“Kolaborasi ini adalah modal utama dalam membangun Kalimantan Utara yang aman, damai, dan sejahtera, sehingga kita semua harus bergerak seirama dalam semangat pembangunan,” pungkas Kapolda.(*)



