TARAKAN – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Jufri Budiman, M.M, kembali melakukan kunjungan ke daerah pemilihan (dapil) Kota Tarakan dalam rangka reses masa sidang III tahun 2026 untuk menjalin silaturahmi sekaligus mendengarkan keluhan warga secara langsung.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Jufri menegaskan bahwa kehadirannya merupakan amanat undang-undang untuk memastikan suara konstituen dapat diperjuangkan di tingkat provinsi.
“Kami sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara sesuai dengan undang-undang kembali ke dapil untuk turun menyerap aspirasi dari masyarakat,” ujar Jufri saat membuka kegiatan tersebut.
Selama dialog berlangsung, masyarakat menyampaikan berbagai usulan yang mayoritas masih berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas umum di lingkungan pemukiman mereka. Jufri mengamati bahwa kebutuhan warga di Tarakan tidak banyak berubah dari periode sebelumnya, yakni tetap memprioritaskan perbaikan sarana fisik yang menunjang aktivitas harian.
“Aspirasi yang disampaikan masyarakat tentu tidak lain juga tidak ada yang baru, pasti hal-hal yang sama seperti kemarin terkait dengan daerah mereka, kebutuhan mereka, dan fasilitas umum,”ujarnya.
Secara spesifik, warga dari berbagai kelurahan, termasuk Kelurahan Selumit Pantai, mengusulkan perbaikan drainase, siring, semenisasi jalan lingkungan, hingga pengadaan posyandu.
Mengingat kondisi geografis Tarakan yang merupakan wilayah kepulauan dengan karakteristik masyarakat darat dan pesisir, usulan-usulan ini dinilai sangat krusial untuk segera ditangani pemerintah. “Apa yang menjadi kebutuhan mereka di daerah mereka masing-masing, itulah yang mereka sampaikan kepada kami untuk diusulkan di Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara,” tambah politisi Gerindra itu.
Menanggapi banyaknya permintaan yang masuk, Jufri menyatakan akan melakukan pemilahan untuk menentukan program mana yang paling mendesak untuk direalisasikan terlebih dahulu melalui koordinasi dengan Gubernur Kalimantan Utara. Ia berkomitmen untuk mengawal usulan yang bersifat darurat agar masuk dalam prioritas pembangunan pemerintah daerah di tahun mendatang.
“Kita akan memilah mana yang lebih dibutuhkan dan mana yang urgen, itu yang kita prioritaskan dan utamakan untuk diusulkan kepada kepala daerah dalam hal ini Bapak Zainal Arifin Paliwang,” pungkasnya. (Sha)



