TARAKAN — Kepedulian terhadap korban kebakaran di RT 5 dan RT 6 Kelurahan Karang Balik, Kota Tarakan, datang dari Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Tarakan. Organisasi tersebut menyalurkan bantuan uang tunai yang dihimpun secara gotong royong dari seluruh pengurus, Jumat (28/8).

Ketua BPC HIPMI Kota Tarakan, Adyansa SM, bersama jajaran pengurus turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Adyansa mengatakan, bantuan uang tunai dipilih untuk memberikan keleluasaan kepada warga dalam memenuhi kebutuhan yang paling mendesak. Sebelumnya, para korban telah menerima bantuan berupa bahan pangan dan perlengkapan tidur.


“Alhamdulillah seluruh pengurus kongsi-kongsi untuk membantu meringankan beban korban kebakaran. Intinya kita bantu sesama, menyambung silaturahmi, dan memberikan dukungan,” ujar Adyansa.

Selain menyerahkan bantuan, Adyansa juga berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi terkait kebutuhan mereka dalam proses pemulihan pascakebakaran.

Sejumlah warga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan dukungan terhadap perbaikan hunian yang terdampak, sekaligus membantu penanganan dokumen penting yang ikut hangus dalam musibah tersebut.
Menanggapi aspirasi warga, Adyansa menyatakan siap memperjuangkan usulan program bedah rumah kepada pemerintah daerah. Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak pertanahan untuk membantu mempermudah proses penerbitan kembali sertifikat tanah milik warga yang terbakar.
Menurutnya, penanganan korban kebakaran tidak cukup hanya melalui bantuan kebutuhan dasar. Dukungan untuk pemulihan tempat tinggal dan dokumen kepemilikan juga penting agar warga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
“Kita berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga. Yang paling penting setelah ini adalah bagaimana warga bisa segera bangkit dan mendapatkan kembali hak-hak mereka yang terdampak akibat kebakaran,” ujarnya. (*)



