Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Bantah Kerugian Rp 202 Miliar, Iwan Setiawan Paparkan Laporan Keuangan ke DPRD Tarakan
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Bantah Kerugian Rp 202 Miliar, Iwan Setiawan Paparkan Laporan Keuangan ke DPRD Tarakan

redaksi
redaksi
Published: 9 April 2025
Share
3 Min Read
SHARE

TARAKAN – Direktur PDAM Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, membuka data laporan keuangan perusahaan dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD Tarakan, Selasa (8/3/2025). Rapat ini menyinggung surat Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) yang menyebut adanya kerugian Rp 202 miliar di tubuh PDAM. Iwan menegaskan, angka tersebut bukan kerugian tunai, melainkan akumulasi penyusutan aset.

 

Dalam paparannya, Iwan merinci historis laporan keuangan PDAM sejak beberapa tahun terakhir. Ia menyinggung temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2019, yang menyebut aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk pelayanan air bersih senilai Rp 500 miliar belum diserahkan ke PDAM sejak 1999.

“Temuan itu jadi masalah. Jika tidak diserahkan, Pemkot terancam tak dapat opini WTP pada 2020,” ujar Iwan.

 

Aset tersebut akhirnya diserahkan melalui berita acara yang ditandatangani Kepala BPKAD, Dinas PUTR, Sekda, dan Direktur PDAM. Namun, dari nilai awal Rp 500 miliar, aset tersisa Rp 276 miliar setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan penghapusan aset tak bernilai manfaat. “Rp 202 miliar itu akumulasi penyusutan, bukan uang hilang,” tegas Iwan.

 

Menurut Iwan, surat Pemprov Kaltara yang menyebut kerugian Rp 202 miliar bersumber dari laporan keuangan 2023. Tahun itu, PDAM mencatat beban penyusutan Rp 42 miliar, sementara laba positif hanya Rp 25 miliar, sehingga muncul selisih minus Rp 17 miliar.

 

“Kabiro Ekonomi Kaltara hanya baca angka minus itu dan simpulkan Rp 202 miliar sebagai kerugian. Padahal, itu akumulasi penyusutan aset yang diserahkan Pemkot,” kritik Iwan.

 

Ia juga mengungkap kesalahan pengelompokan aset pada 2007 oleh akuntan PDAM saat itu. Pipa yang seharusnya masuk kategori masa manfaat 20-50 tahun justru dikelompokkan pada masa manfaat 8 tahun. Akibatnya, beban penyusutan membengkak hingga 2023.

 

“Kami perbaiki pengelompokan itu bersama tim BPKAD. Beban penyusutan turun jadi Rp 26 miliar, dan laba bersih 2024 mencapai Rp 13 miliar,” jelasnya.

 

Rapat tersebut sempat mengundang Kepala Biro Ekonomi Kaltara untuk hadir. Namun, menurut Wakil Ketua DPRD Tarakan, Herman Hamid, yang memimpin sidang, Kabiro Ekonomi hanya mengirim surat tanpa kehadiran.

 

“Saya ingin dia hadir untuk klarifikasi, agar tak ada polemik di masyarakat. Mereka kan tak paham, yang terdengar cuma PDAM rugi Rp 202 miliar,” tutup Iwan. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Soroti Lapas Jadi “Lumbung” Narkoba hingga Lemahnya Pengawasan TKA, Hasan Basri Cecar Kementerian Imigrasi & Pemasyarakatan 21 Januari 2026
  • DPRD Tarakan Pastikan Kabar PHK Puluhan Karyawan PT Intraca Hanya Isu 20 Januari 2026
  • PT Intraca Wood Tunda Kebijakan Merumahkan Karyawan, Tunggu Kesepakatan dengan Serikat Pekerja 20 Januari 2026
  • Baru Lima Bulan Beroperasi, TPA Juata Kerikil Terancam Penuh 20 Januari 2026
  • Komisi III DPRD Tarakan Dorong DKISP Jadi Pusat Publikasi Terpadu Program Kerja OPD 20 Januari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

PT Intraca Wood Tunda Kebijakan Merumahkan Karyawan, Tunggu Kesepakatan dengan Serikat Pekerja

20 Januari 2026
DPRD TARAKANNEWS

Turun ke Masyarakat, Hj. Jamaliah Serap Aspirasi Warga Sebengkok

18 Januari 2026
NEWS

Tani Merdeka Indonesia Kota Tarakan Resmi Dilantik, Fokus pada Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan

16 Januari 2026
NEWS

Sekjen Demokrat Herman Khaeron Instruksikan Penyusunan Target Kursi Pemilu 2029 dan Penguatan Mesin Partai

14 Januari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?