Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Ekonomi Keuangan Syariah, Raksasa Tidur dari Indonesia
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Ekonomi Keuangan Syariah, Raksasa Tidur dari Indonesia

redaksi
redaksi
Published: 30 Oktober 2020
Share
3 Min Read
KEUANGAN SYARIAH : Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi saat mengikuti Opening Ceremony ISEF 7th, Rabu (28/10). Humas Provinsi Kaltara
SHARE

TANJUNG SELOR – Presiden RI, Joko Widodo meyakinkan bahwa ekonomi dan keuangan syariah masih memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Ini lantaran, hal tersebut tidak hanya diminati oleh negara dengan mayoritas penduduk muslim tetapi juga oleh negara-negara lain seperti Jepang, Thailand, Inggris dan Amerika Serikat. Ini disampaikan Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi mengutip pernyataan Presiden pada Opening Ceremony ISEF 7th “Mutual Empowerment in Accelerating Sharia Economic Growth”, Rabu (28/10).

Lebih jauh, Presiden juga menyebutkan, Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia harus menangkap peluang ini, dengan mendorong akselerasi percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional sebagai bagian dari transformasi menuju Indonesia maju dan upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat rujukan ekonomi syariah global.

“Presiden juga menyampaikan bahwasanya pemerintah juga telah memiliki komite nasional ekonomi dan keuangan syariah untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah dengan strategi besar melakukan penguatan halal value chains, penguatan keuangan islam, penguatan usaha mikro, kecel dan menengah, penguatan ekonomi digital,” urainya.

Penyelenggaraan ISEC ini, dapat menjadi momentum untuk membuat peta jalan yang jelas dan detil menentukan langkah-langkah konkret yang segera harus dilakukan dalam pengembangan ekonomi dan industri keuangan Syariah.

“Presiden memastikan, industri keuangan syariah adalah raksasa yang sedang tidur, saat ini pemerintah memiliki konsen besar untuk membangkitkan raksasa ini, salah satunya dengan membangun satu bank syariah terbesar di Indonesia. Sederhananya, semua aset bank syariah milik negara akan dilebur menjadi satu untuk melahirkan bank syariah raksasa,” jelasnya. Total 3 aset bank syariah BUMN yaitu BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah sampai semester pertama 2020 adalah Rp 214 triliun, sebuah angka yang besar.

Di lain sisi, pemerintah juga terus mengembangkan bank wakaf mikro di berbagai tempat, bekerjasama dengan pondok – pondok pesantren maupun organisasi – organisasi keagamaan. “Presiden berharap kedepan industri keuangan syariah dapat menjadi  instrumen keuangan alternatif untuk memajukan ekonomi rakyat,” ungkapnya.

Pengembangan ekonomi syariah yang berbasis sektor year, padat karya dan industri halal juga sangat potensial untuk memperluas penyerapan tenaga kerja dan membuka peluang usaha baru. “Negara kita, termasuk Kaltara tentunya punya banyak produk halal unggulan, produk makanan, kosmetik juga fashion. Bahkan, Presiden meyakin bahwa untuk fashion, kita punya cita-cita menjadi pusat fashion muslim terbesar di dunia,” tuturnya.

“Sayangnya, potensi yang besar dalam industri halal ini juga belum dimanfaatkan dengan baik, belum kita manfaatkan dengan baik. Untuk itu, Presiden meminta agar upaya pengembangan yang integratif dan komprehensif perlu terus dilakukan, ekosistem industrinya perlu dibenahi, regulasinya harus dan efisien, sdm-nya juga harus dipersiapkan dengan baik,” jelasnya.

Arahan terakhir Presiden, kata Teguh adalah, Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk Islam terbesar di dunia, diharapkan dapat  menjadi centre of excellent ekonomi syariah di tingkat global.(humas)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Pererat Sinergitas di Bulan Suci, Kapolda Kaltara Buka Puasa Bersama Lintas Tokoh dan Elemen Masyarakat 6 Maret 2026
  • Warnai Ramadan dengan Kebaikan, PT PRI Buka Puasa Bersama Puluhan Jurnalis 6 Maret 2026
  • Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026 6 Maret 2026
  • Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026 5 Maret 2026
  • Rismanto Soroti Skema Distribusi BBM di Nunukan yang Sering Tersendat 5 Maret 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

ADVETORIALPOLITIK

Paslon GAAS Mendapat Nomor Urut 1 di Pilkada Nunukan

24 September 2024
ADVETORIALPEMKAB NUNUKAN

Ketua TP-PKK, Bunda PAUD dan Gerakan Bunda Literasi Kecamatan Resmi Dilantik

14 Desember 2023
ADVETORIALPEMKAB NUNUKAN

Amanat Perpres 59/2018, Pemkab Nunukan Gelar Rakor SPBE 2023

14 Desember 2023
ADVETORIALPEMKAB NUNUKAN

Bupati Laura Hadiri Safari Natal di Wilayah Krayan

14 Desember 2023
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?