Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading:FP VI Perkuat Peran Masyarakat Sekatak Buji dalam Pelestarian Mangrove
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

FP VI Perkuat Peran Masyarakat Sekatak Buji dalam Pelestarian Mangrove

redaksi
redaksi
Published: 31 Juli 2026
3.2K Views
Share
3 Min Read
SHARE

BULUNGAN – Masyarakat menjadi fokus utama pelaksanaan Forest Programme (FP) VI di Desa Sekatak Buji, Kamis (30/7). Melalui program ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama para mitra mendorong pelestarian ekosistem mangrove sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

 

Deputy Chief Technical Advisor (DCTA) FP VI, Ir. M. Khairul Rizal, M.Si., mengatakan masyarakat menjadi aktor utama dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pelestarian mangrove harus berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

 

“FP VI dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Pelestarian mangrove harus berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi warga melalui pemanfaatan sumber daya alam yang bertanggung jawab,” kata Khairul Rizal.

 

Ia menjelaskan, pendekatan Free, Prior and Informed Consent (FPIC/PADIATAPA) dan Participatory Land Use Planning (PLUP) memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan arah pengelolaan wilayahnya berdasarkan adat, budaya, dan pengetahuan lokal.

 

Selain mendukung konservasi dan rehabilitasi mangrove, FP VI juga menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan ekonomi produktif, penguatan kelompok usaha berbasis mangrove, hingga penguatan kelembagaan desa.

 

Khairul Rizal mengatakan, dalam sesi diskusi seorang peserta menanyakan arah pengembangan ekonomi yang akan menjadi prioritas program. Menurutnya, pengembangan usaha harus berangkat dari potensi yang dimiliki desa.

 

Sebagai contoh, ia menyinggung potensi budidaya udang yang sempat disampaikan peserta. Menurutnya, kebutuhan bahan baku sebaiknya dipenuhi dari hasil produksi masyarakat setempat, bukan didatangkan dari luar daerah.

 

“Kalau ekosistem mangrove semakin baik, populasi udang juga diharapkan meningkat. Dengan begitu, masyarakat bisa mengolah hasilnya sendiri tanpa harus mendatangkan bahan baku dari luar,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, FP VI menitikberatkan pada peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta peningkatan kapasitas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Dalam pelaksanaannya, KPH akan berperan penting karena menjadi mitra utama program, sementara masyarakat menjadi pelaksana berbagai kegiatan di lapangan.

 

Program ini juga mendorong penyusunan regulasi desa, patroli berbasis masyarakat, serta sinkronisasi pembangunan desa dengan pemerintah daerah agar pengelolaan mangrove dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

Perlindungan kawasan hutan mangrove di desa juga dapat dilakukan melalui kegiatan patroli desa bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga kawasan mangrove sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

 

Khairul Rizal menegaskan seluruh pelaksanaan program dilakukan secara transparan dan akuntabel.

 

“Seluruh penggunaan anggaran diawasi sesuai standar yang berlaku agar tepat sasaran, efektif, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sekatak Buji,” tegasnya.

 

Sebagai informasi, FP VI didanai melalui hibah senilai 20 juta Euro yang merupakan kerja sama antara KfW sebagai lembaga donor, Kementerian Keuangan RI sebagai penerima hibah, dan Kementerian Kehutanan RI sebagai executing agency.

 

Melalui kolaborasi tersebut, Desa Sekatak Buji diharapkan menjadi contoh pengelolaan ekosistem mangrove berkelanjutan yang mengedepankan partisipasi masyarakat dan kearifan lokal. (dkisp)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views:3,248
Share This Article
FacebookCopy LinkPrint

Pencarian

Berita Terbaru

  • Polda Kaltara Gelar Kenal Pamit Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran31 Juli 2026
  • Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran31 Juli 2026
  • FP VI Perkuat Peran Masyarakat Sekatak Buji dalam Pelestarian Mangrove31 Juli 2026
  • Pemprov Sambut 13 Pamong Praja Muda IPDN Tahun 2026, Siap Perkuat Birokrasi Daerah31 Juli 2026
  • Gala Dinner KK/JKK Sosek Malindo Jadi Momentum Perkuat Hubungan Kaltara-Sabah31 Juli 2026

Advetorial

Pemprov Sambut 13 Pamong Praja Muda IPDN Tahun 2026, Siap Perkuat Birokrasi Daerah
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Gala Dinner KK/JKK Sosek Malindo Jadi Momentum Perkuat Hubungan Kaltara-Sabah
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Kaltara Raih Penghargaan Nasional LKPP atas Pemanfaatan Katalog Konstruksi
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Lewat FP VI, Dishut Kaltara Perkuat Pelestarian Mangrove Bersama Warga
ADVETORIALPEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Polda Kaltara Gelar Kenal Pamit Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran
  • Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran
  • FP VI Perkuat Peran Masyarakat Sekatak Buji dalam Pelestarian Mangrove
  • Pemprov Sambut 13 Pamong Praja Muda IPDN Tahun 2026, Siap Perkuat Birokrasi Daerah
  • Gala Dinner KK/JKK Sosek Malindo Jadi Momentum Perkuat Hubungan Kaltara-Sabah

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

ADVETORIALPEMPROV KALTARA

Gubernur Ajak Pemuda Muhammadiyah Siapkan SDM Unggul dan Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

30 Juli 2026
ADVETORIALPEMPROV KALTARA

Pemprov Perkuat Validasi Data Penyandang Disabilitas Agar Bantuan Tepat Sasaran

30 Juli 2026
ADVETORIALPEMPROV KALTARA

Komitmen Dukung Guru Madrasah, Pemprov Raih PGM Award 2026

30 Juli 2026
ADVETORIALPEMPROV KALTARA

LPTQ Kaltara Jelaskan Proses Seleksi MTQN 2026, Tegaskan Penetapan Peserta Dilakukan Secara Terbuka

30 Juli 2026
PreviousNext
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?